Aisvara.id – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Roemah Koffie menghadirkan kampanye bertema “Women of Purposeful Light” sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat emansipasi yang diwariskan Raden Ajeng Kartini melalui filosofi “Habis Gelap Terbitlah Terang”.
Kampanye ini sekaligus menjadi simbol kontribusi nyata perempuan, khususnya para barista, dalam mendorong pertumbuhan industri kopi di Indonesia yang semakin dinamis.
Menu Spesial Representasi Semangat Kartini
Sepanjang April, Roemah Koffie menampilkan dua menu andalan, yakni Sunset in Bajo dari lini Barista Selection dan Cocco Cloud dari Cocco Series.
Kedua minuman ini dipilih langsung oleh barista perempuan, Tale dan Nadia, sebagai interpretasi nilai-nilai perjuangan Kartini dalam bentuk sajian kopi.
Tale menjatuhkan pilihan pada Sunset in Bajo karena menggambarkan perjalanan dari masa sulit menuju harapan baru.
Minuman coffee mocktail ini memadukan sentuhan pahit syrup dengan kesegaran stroberi, menciptakan harmoni rasa yang mencerminkan transformasi dari kegelapan menuju cahaya.
Sementara itu, Nadia memilih Cocco Cloud yang merepresentasikan karakter perempuan modern Indonesia.
Perpaduan kopi hitam yang kuat dengan lapisan coconut cream yang lembut menggambarkan keseimbangan antara keteguhan prinsip dan kelembutan.
Marketing Communications Manager Roemah Koffie, Denis Surya, menjelaskan bahwa kampanye ini bertujuan menegaskan peran barista perempuan sebagai sosok inspiratif di balik setiap sajian kopi.
Edukasi Kopi Perkuat Peran Perempuan
Upaya memperkuat peran perempuan juga diwujudkan melalui kegiatan edukasi yang diselenggarakan oleh Roemah Koffie Academy.
Salah satunya melalui kelas “Introduction to Coffee” yang dipandu oleh Rere, seorang pengajar berpengalaman di industri kopi.
Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh mulai dari teori dasar hingga praktik cupping.
Rere tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga menjadi representasi kepemimpinan perempuan dalam dunia edukasi kopi.
“Sebagai satu-satunya pengajar perempuan di Roemah Koffie Academy, saya merasa bangga dapat berkontribusi dalam dunia edukasi kopi. Saya percaya perempuan memiliki potensi besar untuk berkembang di industri ini, dan melalui edukasi, saya ingin mendorong lebih banyak perempuan untuk berani mengambil peran serta menjadikan industri kopi sebagai ruang profesional yang inklusif dan setara,” ujar Rere.
Program Komprehensif Berstandar Internasional
Roemah Koffie Academy menghadirkan berbagai program pelatihan mulai dari tingkat dasar hingga lanjutan, seperti Introduction to Coffee, Sensory Class, Barista Class, Manual Brewing Class, hingga Latte Art Class.
Seluruh program berlangsung di Roemah Koffie BAIC Tower Gading Serpong dengan kurikulum yang mengacu pada standar Specialty Coffee Association (SCA) Premier Campus.
Fasilitas serta metode pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman langsung di lingkungan coffee shop profesional.
Tenaga pengajar yang terlibat juga memiliki kredibilitas tinggi, termasuk Head Coach Andrew Marcello yang merupakan Indonesia Certified Judge, serta Fuji Yanto sebagai Indonesian Latte Art Champion 2023.
Promo Khusus Perempuan di Bulan Kartini
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap perempuan Indonesia, Roemah Koffie Academy memberikan potongan harga sebesar 21 persen untuk seluruh kelas bagi peserta perempuan sepanjang April.
Program ini terinspirasi dari tanggal kelahiran R.A. Kartini pada 21 April, sekaligus menjadi langkah untuk memperluas akses perempuan dalam menekuni dunia kopi secara profesional.
Denis menambahkan bahwa pihaknya ingin membuka peluang seluas-luasnya bagi perempuan untuk berkembang di industri kopi melalui jalur edukasi.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Roemah Koffie menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem industri kopi yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan ruang setara bagi perempuan untuk berkontribusi serta berkembang.








