Aisvara.id – Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, bersama delegasi DPR RI menghadiri sidang forum internasional Inter-Parliamentary Union (IPU) yang digelar di Istanbul, Turkiye, beberapa waktu lalu.
Dalam forum tersebut, BKSAP DPR RI menyoroti tindakan Israel yang dinilai semakin memperburuk kondisi di kawasan Timur Tengah.
Dalam pidatonya di hadapan perwakilan parlemen dari sekitar 150 negara, Syahrul Aidi menyampaikan sikap resmi parlemen Indonesia terkait dinamika yang terjadi di kawasan tersebut.
Ia menegaskan bahwa Indonesia mengecam berbagai aksi militer Israel di sejumlah negara di Timur Tengah.
“Di hadapan perwakilan 150 negara tadi, kita dari BKSAP DPR menyampaikan sikap atas tindakan Israel di timur Tengah. Salah satu yang paling kita soroti adalah tindakan Israel menembak mati 3 prajurit TNI sebagai anggota UNIFIL. Tindakan ini sudah di luar batas karena menyerang pasukan perdamaian,” terang Syahrul Aidi dalam pernyataannya resminya, Sabtu (18/4/2026).
Selain itu, BKSAP juga mengutuk operasi militer Israel di Palestina yang terus melakukan pengeboman di Gaza.
Isu lain yang turut disoroti adalah kebijakan terbaru pemerintah Israel yang disebut mempersenjatai warga sipil serta mengesahkan undang-undang yang dinilai melegalkan tindakan kekerasan terhadap warga dan tahanan Palestina.
“Israel ini sudah jadi parasit bagi kita semua. Merusak tatanan geopolitik, ekonomi hingga merusak perdamaian dunia. Kita meminta, semua negara kompak menekan Israel agar tidak membuka celah perang Dunia ketiga,” terang Politisi Fraksi PKS itu dengan tegas.
Sidang Umum ke-152 IPU berlangsung pada 15–19 April 2026 di Istanbul dan diselenggarakan oleh Majelis Nasional Agung Turki.
Pertemuan ini mengangkat isu perdamaian global dengan melibatkan berbagai negara, termasuk delegasi Indonesia yang juga mendorong perlindungan bagi kelompok disabilitas.








