Aisvara.id – Libur panjang Imlek 2026 diprediksi bakal memicu lonjakan kendaraan ke kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
Untuk mengantisipasi kemacetan, Satlantas Polres Bogor resmi memberlakukan sistem ganjil genap mulai Sabtu (14/2/2026) hingga Selasa (17/2/2026), termasuk saat cuti bersama.
Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah awal pengendalian arus lalu lintas sebelum rekayasa tambahan diberlakukan di jalur wisata tersebut.
Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polres Bogor, Iptu Adrian, menjelaskan bahwa penerapan ganjil genap menyesuaikan kalender libur nasional dan momentum cuti bersama Imlek.
“Ganjil genap kami berlakukan mulai Sabtu sampai Selasa, termasuk saat cuti bersama karena sudah masuk kategori libur nasional,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Aturan Ganjil Genap: Jangan Sampai Salah Tanggal
Dalam skema ini, kendaraan dengan pelat nomor ganjil hanya boleh melintas pada tanggal ganjil. Sebaliknya, pelat nomor genap hanya diizinkan melintas pada tanggal genap.
Pengendara yang kedapatan tidak sesuai dengan aturan akan diminta untuk memutar balik oleh petugas di lapangan.
Kebijakan ini menyasar jalur utama menuju kawasan wisata Puncak yang selama musim liburan kerap dipadati kendaraan pribadi dari berbagai daerah.
One Way Siap Diterapkan Secara Situasional
Tak hanya ganjil genap, Satlantas juga menyiapkan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) secara situasional di sepanjang Jalan Raya Puncak hingga 17 Februari 2026.
Menurut Adrian, skema one way akan diberlakukan apabila terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan.
Namun sebelum one way diterapkan, sistem ganjil genap akan dioptimalkan lebih dulu.
Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus mengurangi potensi kemacetan panjang yang kerap terjadi saat libur nasional.
Imbauan untuk Wisatawan
Masyarakat yang berencana berlibur ke Puncak selama periode Imlek diminta menyesuaikan jadwal perjalanan dengan tanggal pelat nomor kendaraan.
Selain itu, pengendara juga diimbau memantau informasi terkini terkait rekayasa lalu lintas.
Petugas berharap kerja sama masyarakat dapat membantu menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar selama libur panjang.
Dengan penerapan ganjil genap dan rekayasa one way ini, arus kendaraan di wilayah Kabupaten Bogor diharapkan tetap terkendali meski volume wisatawan meningkat signifikan selama Imlek 2026.








