Aisvara.id – Pemerintah Kota Tangerang bersama Pemerintah Provinsi Banten, Kementerian Haji dan Umroh, serta Kementerian Agama berkomitmen menghadirkan pelayanan yang lebih humanis dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui operasional Asrama Haji Grand El Hajj yang dinilai mampu meningkatkan kenyamanan jemaah.
Kini, masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan ke Asrama Haji Pondok Gede, sehingga proses keberangkatan menjadi lebih efisien.
“Alhamdulillah, pada tahun ini menjadi momentum yang sangat membahagiakan bagi kita semua. Dengan hadirnya Asrama Haji Grand El Hajj, para jemaah tidak perlu lagi menuju Asrama Haji Pondok Gede, sehingga proses pelayanan menjadi lebih dekat, mudah, dan nyaman,” ujar Wali Kota Tangerang, Sachrudin di Masjid Raya Al-A’zhom, Selasa (21/04/2026) malam.
Keberadaan asrama haji di wilayah Cipondoh dinilai memberi dampak signifikan, khususnya dalam menghemat waktu dan tenaga jemaah.
Hal ini menjadi sangat penting, terutama bagi jemaah lanjut usia yang membutuhkan perhatian ekstra.
Wali Kota Tangerang juga mengingatkan para jemaah agar mempersiapkan diri secara menyeluruh, baik dari sisi fisik maupun mental, agar ibadah dapat berjalan optimal.
“Jajaran Pemkot Tangerang menyampaikan rasa syukur dan doa terbaik untuk seluruh jemaah. Kami berharap, perjalanan ini tidak hanya membawa bapak dan ibu ke tanah suci, tetapi juga membawa perubahan menuju pribadi yang lebih sabar, lebih ikhlas, dan lebih dekat kepada Allah SWT,” lanjutnya.
Berdasarkan data, sebanyak 9.192 jemaah asal Banten dijadwalkan berangkat pada musim haji tahun ini. Mereka terbagi dalam 24 kelompok terbang (kloter), dengan 1.567 jemaah berasal dari Kota Tangerang.
Selain itu, perhatian khusus juga diberikan kepada 80 jemaah dengan kategori risiko tinggi, seperti lansia dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Tercatat, jemaah tertua berusia 82 tahun, sementara yang termuda berusia 13 tahun.
Dengan lokasi keberangkatan yang kini lebih dekat, diharapkan para dhuyufurrahman asal Banten dapat menjalani ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk sejak awal perjalanan dari Kota Tangerang.








