Aisvara.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali menunjukkan peran strategisnya di tingkat global dengan menghadirkan inovasi pengolahan limbah berbasis energi dalam forum internasional yang digelar bersama Food and Agriculture Organization.
Dalam pertemuan bertajuk Strategic Meeting on Scientific Pathways for Sustainable Livestock Industry Transformation, BRIN memperkenalkan Mesin Faspol Generasi 5.0, sebuah teknologi berbasis pirolisis yang mampu mengonversi sampah plastik bernilai rendah menjadi bahan bakar minyak setara solar.
Inovasi tersebut dipamerkan di Gedung B.J. Habibie dan menarik perhatian ratusan peserta dari berbagai negara.
Tercatat lebih dari 470 peserta dari 33 negara hadir, mulai dari kalangan ilmuwan, regulator, hingga pelaku industri internasional.
Teknologi Faspol bekerja melalui proses pemanasan tanpa oksigen atau pirolisis, yang mengubah limbah plastik menjadi energi alternatif yang dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat maupun sektor industri.
Kepala BRIN, Arif Satria, menegaskan bahwa pengembangan teknologi ini menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan lingkungan dan energi secara bersamaan.
“Pengembangan teknologi fast pyrolysis seperti Faspol merupakan langkah strategis untuk mengatasi persoalan sampah plastik sekaligus menyediakan energi alternatif berbasis inovasi nasional,” ujarnya.
Dukungan juga disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Rachmat Pambudy, yang menilai inovasi tersebut sejalan dengan arah pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
“Teknologi ini memiliki peluang besar untuk diterapkan secara luas, baik dalam skala kawasan maupun pemberdayaan masyarakat, guna mendukung pengurangan sampah dan pengembangan energi baru terbarukan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan BRIN, Nugroho Adi Sasongko, menjelaskan bahwa Faspol Generasi 5.0 merupakan hasil pengembangan yang menitikberatkan pada efisiensi serta kemudahan penggunaan.
“Kami merancang teknologi ini tidak hanya efisien, tetapi juga mudah diadopsi. Harapannya, Faspol dapat mendorong hilirisasi inovasi dan memberikan dampak nyata secara ekonomi serta lingkungan,” jelasnya.
Melalui partisipasi dalam forum internasional ini, BRIN menegaskan komitmennya untuk memperluas kerja sama global di bidang teknologi hijau.
Kehadiran Faspol Generasi 5.0 menjadi bukti bahwa inovasi dalam negeri mampu memberikan solusi konkret bagi persoalan limbah sekaligus memperkuat kemandirian energi.








