Aisvara.id – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan berlangsung di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir seusai mengikuti rapat lintas kementerian dan lembaga terkait persiapan FIFA ASEAN Cup 2026.
“Bapak Presiden mendukung penuh event ini. Beliau mengharapkan acara-acara besar seperti ini bisa terus terjadi di Indonesia, tidak hanya saat ini, tetapi juga di tahun-tahun ke depan,” ujar Erick.
Erick mengatakan dukungan pemerintah tidak hanya berupa komitmen penyelenggaraan, tetapi juga diwujudkan melalui penerbitan Government Guarantee atau jaminan pemerintah yang telah disampaikan kepada FIFA.
Menurut dia, Presiden Prabowo melihat olahraga mempunyai posisi strategis bagi Indonesia.
Selain dapat mempererat persatuan, olahraga dinilai mampu menjadi sarana untuk membangun dan memperkenalkan citra positif Indonesia di dunia internasional.
“Ini merupakan event FIFA terbesar setelah World Cup. Dan ini akan menjadi sejarah buat bangsa kita, karena FIFA ASEAN pertama kali digulirkan di Indonesia. Dan ini memungkinkan Tim Nasional Indonesia diperkuat oleh jajaran pemain terbaiknya,” kata Erick.
Masuk Kalender FIFA Matchday
FIFA ASEAN Cup 2026 dinilai memiliki arti penting karena menggunakan merek resmi FIFA dan masuk dalam kalender FIFA Matchday pada periode September hingga Oktober 2026.
Atas dasar itu, pemerintah menyiapkan turnamen tersebut melalui koordinasi lintas sektor.
Sejumlah kementerian dan lembaga bersama pemerintah daerah yang menjadi lokasi pertandingan turut dilibatkan dalam persiapan.
Adapun pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 akan digelar dengan melibatkan wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat sebagai daerah penyelenggara.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman memastikan pemerintah daerah siap mengambil bagian dalam menyukseskan turnamen tersebut.
Dukungan juga diberikan pemerintah kabupaten dan kota, terutama Kabupaten Bandung serta Kota Bandung.
“Pak Gubernur menyampaikan arahan bahwa beliau memberikan garansi dan mendukung penuh agar FIFA ASEAN Cup 2026 ini sukses,” ujar Herman.
Herman menilai koordinasi antarpemerintah menjadi salah satu kunci penting dalam memastikan kebutuhan selama penyelenggaraan turnamen dapat terpenuhi.
Persiapan tersebut mencakup berbagai aspek, termasuk koordinasi teknis dan dukungan pemerintah daerah di wilayah yang menjadi lokasi pertandingan.
Polri Siapkan Pengamanan
Dari sisi keamanan, Kepolisian Negara Republik Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk mengawal pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026.
Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol Fadil Imran mengatakan kepolisian akan mengoptimalkan pengamanan selama ajang internasional tersebut berlangsung.
“Kami dari Kepolisian tentu akan mengoptimalkan pengamanan. Sport industry dan sport tourism ini menjadi sebuah ekosistem yang harus dipahami oleh kepolisian juga dan harus kita dukung sepenuhnya,” ujar Fadil.
Menurut Fadil, turnamen olahraga internasional tidak hanya berkaitan dengan pertandingan di lapangan.
Kehadiran event berskala internasional juga berpotensi mendorong pertumbuhan sport industry dan sport tourism di Indonesia.
Karena itu, aspek keamanan menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan secara matang agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan lancar.
Pemerintah bersama kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta aparat keamanan kini terus melakukan koordinasi untuk mematangkan persiapan FIFA ASEAN Cup 2026.
Turnamen tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap perkembangan olahraga nasional sekaligus memperkuat citra Indonesia di mata dunia.








