Aisvara.id – Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menegaskan komitmennya dalam menerapkan praktik perhotelan berkelanjutan dengan meluncurkan program Waste Management Launch & Media Gathering.
Kegiatan ini digelar di Hotel Santika Premiere Slipi sebagai bagian dari upaya memperkuat konsep eco-hotel di seluruh jaringan hotelnya.
Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif lingkungan “Santika Sahabat Bumi” yang telah dijalankan sepanjang 2025.
Melalui kegiatan ini, Santika berupaya memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dan bertanggung jawab dalam operasional hotel.
Inisiatif tersebut juga menjadi hasil kolaborasi strategis antara Santika Indonesia Hotels & Resorts dan Rekosistem, perusahaan yang fokus pada pengelolaan limbah secara mandiri melalui proses pengolahan menjadi bahan daur ulang dan sumber daya baru yang dapat dimanfaatkan kembali.
Acara peluncuran ini dihadiri oleh jajaran manajemen Santika Indonesia Hotels & Resorts, perwakilan Rekosistem, unit-unit Santika di wilayah Jabodetabek, serta sejumlah perwakilan media.
Peresmian program ditandai dengan prosesi flag off truk Waste Management, sebagai simbol dimulainya sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi di lingkungan operasional hotel.
Prosesi tersebut dipimpin oleh GM Corporate Business Development Santika Indonesia Hotels & Resorts, Hugo Armand Oetama, melalui pengibaran bendera “Santika Sahabat Bumi”.
“Peluncuran program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas operasional hotel sekaligus mendorong praktik hospitality yang lebih berkelanjutan,” ujar Hugo dalam sambutannya.
Sementara itu, Corp. Marketing Communication Manager Santika Indonesia Hotels & Resorts, Prita Gero, menjelaskan bahwa sektor perhotelan memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Melalui kolaborasi dengan Rekosistem, kami berupaya menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab secara konsisten di lingkungan hotel,” kata Prita.
Dalam implementasinya, sampah akan dipilah berdasarkan jenis seperti plastik, kaca, dan sisa makanan.
Limbah tersebut kemudian diproses melalui sistem daur ulang sehingga dapat dimanfaatkan kembali menjadi berbagai produk yang berguna.
Sisa makanan juga akan dipisahkan antara yang sudah terkontaminasi dan yang masih bisa dimanfaatkan.
Sebagian limbah organik yang masih layak akan diolah menjadi kompos sebagai bagian dari upaya pengurangan sampah.
Pihak Rekosistem menyambut positif kerja sama ini sebagai langkah bersama dalam meningkatkan kesadaran serta penerapan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik di sektor perhotelan.
Melalui program ini, Santika berharap dapat terus mendorong praktik sustainable hospitality, sekaligus mengajak tamu, mitra bisnis, dan masyarakat untuk turut berkontribusi menjaga lingkungan.
Saat ini, Santika Indonesia Hotels & Resorts mengelola sekitar 111 unit hotel yang terbagi dalam tujuh brand utama, antara lain The Anvaya Beach Resorts sebagai hotel bintang lima, Hotel Santika Premiere, Hotel Santika, Kampi Hotel, Amaris Hotel, serta koleksi vila butik The Royal Collection yang meliputi The Samaya dan The Kayana.
Langkah ini diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan, dan bertanggung jawab di Indonesia.








