Monday, November 2, 2026
Aisvara.id
  • Home
  • News Update
  • Nasional
  • Umum
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Politik
No Result
View All Result
Aisvara.id
  • Home
  • News Update
  • Nasional
  • Umum
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Politik
No Result
View All Result
Aisvara.id
No Result
View All Result

Ancaman Krisis Pangan Global 2026 Menguat, Indonesia Percepat Jalan Menuju Swasembada

Konflik geopolitik dan lonjakan harga energi picu risiko kelaparan global, pemerintah optimistis Indonesia mampu menjadi lumbung pangan dunia

LANI by LANI
June 8, 2026
in Umum
282
Ilustrasi beras

Ilustrasi beras. Foto: NET

1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Aisvara.id – Ancaman krisis pangan global kembali menjadi perhatian serius dunia. Laporan terbaru dari World Food Programme(WFP) mengingatkan bahwa konflik yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah berpotensi memperparah jumlah penduduk yang mengalami kelaparan akut hingga mencapai rekor baru pada 2026.

Jika ketegangan geopolitik terus berlangsung dan harga energi global tidak kunjung stabil, diperkirakan sekitar 45 juta orang tambahan bisa masuk ke dalam kategori rawan pangan.

You might also like

Fitra Romadona Dalami Sejarah Al-Qur’an untuk Pengembangan Rumah Qur’an Askaf

Bank Banten Gandeng BAZNAS Perkuat Ekonomi Masyarakat

Pra Musker Digelar, PCNU Kota Tangerang Dorong NU Makin Bermanfaat bagi Umat

Kondisi ini menegaskan bahwa ketahanan pangan kini bukan sekadar isu sektoral, melainkan faktor kunci bagi stabilitas ekonomi dan sosial global.

Menanggapi situasi tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa setiap negara harus memperkuat kapasitas produksi pangannya sendiri dan tidak bergantung pada impor.

“Dunia sedang menghadapi ancaman krisis pangan yang serius. Karena itu setiap negara harus memperkuat ketahanan pangannya dan tidak boleh bergantung pada negara lain,” ujarnya, Minggu (22/03/2026).

Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga energi, terganggunya jalur distribusi internasional, serta membengkaknya biaya logistik dapat memicu inflasi pangan global, seperti yang pernah terjadi saat konflik Rusia–Ukraina pada 2022.

Dampak konflik tersebut, menurutnya, tidak hanya dirasakan di wilayah perang, tetapi juga menyebar melalui rantai pasok global.

“Jika krisis global terjadi, terutama karena konflik geopolitik seperti Iran dengan Amerika dan Israel, negara yang paling aman adalah yang mampu memproduksi pangannya sendiri,” kata Amran.

Di tengah ancaman global tersebut, Indonesia dinilai berada di jalur yang tepat untuk mencapai kemandirian pangan.

Pemerintah tidak hanya fokus meningkatkan produksi, tetapi juga membangun sistem pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Kita harus optimistis. Indonesia memiliki sumber daya alam dan manusia yang besar. Jika dimaksimalkan, swasembada dan bahkan menjadi lumbung pangan dunia bukan hal yang mustahil,” tegasnya.

Strategi yang diterapkan meliputi intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian secara bersamaan.

Intensifikasi dilakukan dengan peningkatan produktivitas melalui penggunaan benih unggul, mekanisasi, serta peningkatan frekuensi tanam.

Sementara itu, ekstensifikasi dilakukan dengan membuka lahan baru, termasuk optimalisasi lahan rawa.

“Mandiri itu mutlak. Kita tidak hanya memaksimalkan lahan yang ada, tetapi juga membuka lahan baru agar produksi meningkat signifikan,” ujarnya.

Menurut Amran, ada dua pilar utama dalam mewujudkan swasembada berkelanjutan, yakni deregulasi dan transformasi pertanian menuju sistem modern.

“Kami fokus pada pembenahan regulasi dan mempercepat transformasi pertanian dari tradisional ke modern,” katanya.

Pemerintah telah melakukan reformasi besar di sektor pertanian, termasuk menerbitkan 13 Peraturan Presiden dan menghapus sekitar 500 regulasi internal yang dinilai menghambat.

Langkah ini bertujuan memangkas birokrasi dan mempercepat distribusi sarana produksi.

“Jika regulasi terlalu banyak, program tidak akan berjalan. Karena itu kita sederhanakan agar produksi bisa meningkat lebih cepat,” jelasnya.

Perubahan signifikan juga terjadi dalam tata kelola pupuk.

Distribusi yang sebelumnya berbelit kini dipangkas menjadi lebih sederhana dan langsung ke petani.

Kebijakan ini berhasil menekan biaya pupuk hingga 20 persen serta meningkatkan volume distribusi tanpa tambahan anggaran.

Selain itu, modernisasi pertanian melalui mekanisasi mampu meningkatkan efisiensi tenaga kerja hingga 90 persen dan menurunkan biaya produksi secara signifikan.

“Modernisasi membuat proses tanam dan panen lebih cepat, biaya lebih rendah, dan petani lebih sejahtera,” ujar Amran.

Peningkatan kesejahteraan petani tercermin dari Nilai Tukar Petani (NTP) yang mencapai 125, tertinggi sepanjang sejarah.

Kebijakan harga pembelian pemerintah juga memberikan dampak ekonomi besar di tingkat petani.

Produksi beras nasional pun menunjukkan tren positif dengan capaian sekitar 34,7 juta ton, meningkat sekitar 13 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, cadangan beras pemerintah telah melampaui 4 juta ton.

“Stok kita kuat, produksi meningkat, dan cadangan aman. Ini bukti bahwa kita berada di jalur yang benar,” katanya.

Untuk memperkuat ketahanan jangka panjang, pemerintah juga mengembangkan kawasan pangan baru melalui optimalisasi lahan rawa di Kalimantan dengan dukungan sistem irigasi modern.

“Kami sedang menyiapkan lumbung pangan baru untuk memastikan produksi terus meningkat di masa depan,” jelasnya.

Dengan kombinasi kebijakan deregulasi, modernisasi, dan ekspansi lahan, pemerintah menempatkan sektor pangan sebagai fondasi utama stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

“Kita tidak perlu takut terhadap krisis pangan global. Justru ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk menjadi negara mandiri pangan dan pemain utama dunia,” tutup Amran.

Tags: KementanPanganTimur Tengah
LANI

LANI

Related Posts

Founder Askaf Bersinergi Indonesia serta pengasuh Rumah Qur’an Askaf, Fitra Romadona

Fitra Romadona Dalami Sejarah Al-Qur’an untuk Pengembangan Rumah Qur’an Askaf

by LANI
October 24, 2026
0

Aisvara.id — Penguatan wawasan keilmuan Al-Qur’an menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan Islam dan pembinaan generasi Qur’ani. Semangat tersebut tercermin...

Bank Banten dan BAZNAS Provinsi Banten menjajaki kolaborasi penghimpunan ZIS, transaksi digital, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bank Banten Gandeng BAZNAS Perkuat Ekonomi Masyarakat

by LANI
October 21, 2026
0

Aisvara.id - Direksi PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten menjajaki penguatan kerja sama dengan Badan Amil...

Pra Musker Digelar, PCNU Kota Tangerang Dorong NU Makin Bermanfaat bagi Umat

Pra Musker Digelar, PCNU Kota Tangerang Dorong NU Makin Bermanfaat bagi Umat

by LANI
September 20, 2026
0

Aisvara.id - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang, mempersiapkan internal organisasi dalam rangkaian pra musyawarah kerja (Pra Musker) di...

Ilustrasi PLTN

Kebutuhan SDM PLTN Pertama Indonesia Dipetakan, Capai 870 Personel

by LANI
September 10, 2026
0

Aisvara.id - Indonesia mulai menyusun pemetaan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama....

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Ilustrasi energi dan manufaktur

BRIN Gandeng Perusahaan Jepang CAST Inc. Kembangkan Teknologi Energi dan Manufaktur

June 8, 2026
Ilustrasi musim kemarau

BMKG Prediksi El Nino Aktif hingga Awal 2027, Kemarau 2026 Lebih Kering

June 11, 2026
Ilustrasi cuaca hujan

Prediksi Cuaca Ramadan 2026: BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Saat Awal Puasa

June 10, 2026

Category

  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News Update
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Teknologi
  • Umum
  • Uncategorized

Tags

#indonesia Ai Artificial Intelligence Arus Mudik BMKG BRIN DPR DPR RI Event Hotel Fakultas Hukum UI GIIAS GIIAS 2026 Haji Haji Indonesia Harga Plastik Hotel Santika Ibadah Haji Idul Fitri 1447 H KAI Kemarau Kemenag Kemenhaj Kemenhub Kesehatan Komdigi Kota Tangerang Makan Bergizi Gratis Mudik Mudik 2026 Mudik Lebaran 2026 Olahraga Pameran Otomotif Pelecehan Seksual Pendidikan Piala Dunia 2026 Plastik Prabowo Subianto Presiden Puasa Ramadan 2026 Sampah Sinar Mas Land Teknologi Tips Kesehatan UMKM

About

Portal berita dan informasi digital yang menyajikan update terkini seputar AI, teknologi, isu nasional, pemerintahan, dan olahraga. Website ini memiliki struktur kategori yang jelas, sistem multi-penulis, fitur pencarian dan filter, serta fokus pada berita real-time, tren, dan inovasi digital.

Categories

  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News Update
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Teknologi
  • Umum
  • Uncategorized

Browse by Tag

#indonesia Ai Artificial Intelligence Arus Mudik BMKG BRIN DPR DPR RI Event Hotel Fakultas Hukum UI GIIAS GIIAS 2026 Haji Haji Indonesia Harga Plastik Hotel Santika Ibadah Haji Idul Fitri 1447 H KAI Kemarau Kemenag Kemenhaj Kemenhub Kesehatan Komdigi Kota Tangerang Makan Bergizi Gratis Mudik Mudik 2026 Mudik Lebaran 2026 Olahraga Pameran Otomotif Pelecehan Seksual Pendidikan Piala Dunia 2026 Plastik Prabowo Subianto Presiden Puasa Ramadan 2026 Sampah Sinar Mas Land Teknologi Tips Kesehatan UMKM

Recent Posts

  • Siloam Hospitals Mampang Hadirkan 7 Program Skrining Tulang dan Sendi
  • Dari Meeting hingga Pernikahan, Atria Hotel Gading Serpong Tawarkan Venue Elegan

© 2026 aisvara.id - News Portal All Right Reserved. Made by rezy

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News Update
  • Umum
  • Bisnis
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
  • Nasional
  • Teknologi
  • Lifestyle

© 2026 aisvara.id - News Portal All Right Reserved. Made by rezy