Aisvara.id – Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam persiapan operasional arus mudik Lebaran 2026.
Menurutnya, kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat kolaborasi guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat selama periode libur Idulfitri.
Rivan menjelaskan, perusahaan telah menyiapkan ribuan personel serta berbagai sarana pendukung untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama arus mudik dan balik Lebaran.
“Jasa Marga menyiagakan sekitar 8.000 personel yang didukung 516 unit kendaraan operasional untuk bertugas selama pelaksanaan Operasi Ketupat. Kami juga memastikan empat ruas tol fungsional telah siap sepenuhnya untuk dioperasikan,” ujar Rivan dalam keterangannya.
Ia menambahkan, kesiapan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama libur Lebaran 2026.
“Kami berharap dukungan dari seluruh pihak agar operasional jalan tol selama libur Lebaran dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar,” katanya.
Dalam periode mudik tahun ini, Jasa Marga memproyeksikan sekitar 3,5 juta kendaraan akan meninggalkan Jakarta melalui empat gerbang tol utama yang menjadi akses keluar ibu kota.
Untuk mengelola arus lalu lintas secara lebih efektif, perusahaan juga memaksimalkan penggunaan teknologi digital.
Salah satunya melalui sistem Jasa Marga Integrated Digital (JID) yang memiliki tingkat akurasi hingga 97 persen dalam memantau kondisi lalu lintas secara real-time.
Dengan sistem tersebut, pengambilan keputusan di lapangan diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat guna mendukung kelancaran arus kendaraan selama periode mudik dan balik Lebaran.








