Aisvara.id – FS Regenera resmi meluncur sebagai klinik estetika dan kesehatan regeneratif ultra-premium pertama di Indonesia yang mengusung standar global.
Berlokasi di Biomedical Campus, BSD City, kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) BSD, fasilitas ini menghadirkan layanan medis mutakhir yang sebelumnya hanya dapat diakses di pusat kesehatan internasional.
Menggabungkan keahlian dari Jerman, Korea Selatan, dan Singapura, FS Regenera membangun ekosistem perawatan berbasis ilmu pengetahuan yang terintegrasi.
Klinik ini mengedepankan pendekatan menyeluruh dalam reverse aging, regenerative medicine, serta peningkatan kualitas hidup jangka panjang.
Tren global menunjukkan adanya pergeseran paradigma kesehatan, di mana fokus tidak lagi sekadar pada usia, tetapi juga pada vitalitas dan fungsi biologis dalam jangka panjang.
Pendekatan berbasis bukti ilmiah menjadi fondasi dalam menjawab kebutuhan tersebut.
Sejalan dengan visi tersebut, dr. Fredi Setyawan selaku Founder FS Regenera menegaskan pentingnya menghadirkan layanan regeneratif berstandar internasional di dalam negeri.
“FS Regenera dibangun di titik pertemuan antara kebutuhan akan longevity, perawatan regeneratif, dan kepemimpinan medis global. Kami ingin membawa standar perawatan internasional yang selama ini dicari ke luar negeri, kini hadir di Indonesia,” ujar dr. Fredi Setyawan.
Indonesia saat ini memasuki fase perubahan demografi dengan meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia.
Proporsi warga berusia di atas 60 tahun mendekati 12 persen dan diproyeksikan terus bertambah seiring meningkatnya harapan hidup.
Di sisi lain, tingginya angka medical tourism keluar negeri masih menjadi tantangan.
Pada 2022, hampir dua juta warga Indonesia tercatat mencari layanan medis dan estetika di luar negeri, yang berdampak pada kebocoran devisa.
Secara global, industri medical tourism diperkirakan tumbuh dari USD 144,5 miliar pada 2024 menjadi USD 704,8 miliar pada 2033.
Menjawab kondisi tersebut, FS Regenera menghadirkan layanan terintegrasi mulai dari diagnostik menyeluruh, terapi regeneratif personal, estetika medis, hingga prosedur bedah lanjutan.
Seluruh fasilitas didukung standar internasional, termasuk laboratorium stem cell, ruang operasi modern, dan unit perawatan estetika canggih.
Untuk menjaga kualitas ilmiah, FS Regenera menggandeng Prof. Dr. med. Fred Fändrich dari Jerman sebagai Scientific Advisor.
Ia berperan dalam memastikan setiap terapi berbasis riset dan praktik kedokteran yang teruji.
Di bidang estetika non-bedah, kolaborasi dilakukan dengan Dr. Kwon Han Jin dari Korea Selatan yang dikenal dengan teknik peremajaan kulit presisi dan hasil alami tanpa prosedur invasif.
Kerja sama ini juga melibatkan VLif Plastic Surgery, klinik ternama Korea Selatan yang fokus pada peremajaan struktural.
Sementara itu, sektor bedah plastik diperkuat oleh kehadiran Dr. Matthew Yeo, Direktur Medis Picasso Plastic Surgery dari Singapura.
Dengan pengalaman dan sertifikasi internasional, ia memastikan prosedur berjalan sesuai standar global tertinggi.
FS Regenera juga menawarkan layanan eksklusif seperti VIP treatment dan concierge service dengan tingkat privasi tinggi.
Konsep ini dirancang bagi kalangan ultra-high-net-worth yang mengutamakan kualitas hidup, kesehatan optimal, dan longevity berbasis sains.
Kehadiran FS Regenera diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia, tetapi juga membuka peluang sebagai destinasi medical tourism internasional.
Hal ini sekaligus memperkuat ekosistem kesehatan nasional menuju standar global.
Menutup pernyataannya, dr. Fredi Setyawan menegaskan bahwa FS Regenera menjadi simbol era baru layanan kesehatan di Indonesia.
“Dengan mengintegrasikan kepemimpinan medis dari Jerman, Korea Selatan, dan Singapura di KEK BSD, FS Regenera bukan sekadar klinik, melainkan destinasi kesehatan dan longevity kelas dunia yang memang sudah selayaknya dimiliki Indonesia,” pungkasnya.








