Monday, November 2, 2026
Aisvara.id
  • Home
  • News Update
  • Nasional
  • Umum
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Politik
No Result
View All Result
Aisvara.id
  • Home
  • News Update
  • Nasional
  • Umum
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Politik
No Result
View All Result
Aisvara.id
No Result
View All Result

Cendol Ampiang, Manis Tradisi Minang yang Menemukan Panggung di Festival Kuliner Serpong ke-14

LANI by LANI
August 22, 2026
in Bisnis, Lifestyle, News Update
276
Uda Pay pemilik Cendol Ampiang Minang hadir di Festival Kuliner Serpong ke-14.

Uda Pay pemilik Cendol Ampiang Minang hadir di Festival Kuliner Serpong ke-14. Foto: Lani

1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Aisvara.id – Di tengah hiruk-pikuk pusat perbelanjaan modern, jejak rasa dari Ranah Minang justru hadir lewat semangkuk cendol yang sederhana.

Hijau cendol, putih santan, manis gula, taburan ampiang dan lembutnya durian berpadu menjadi satu pengalaman kuliner yang membawa pengunjung sejenak mengenal tradisi Sumatera Barat.

You might also like

Siloam Hospitals Mampang Hadirkan 7 Program Skrining Tulang dan Sendi

Dari Meeting hingga Pernikahan, Atria Hotel Gading Serpong Tawarkan Venue Elegan

Inhealth dan ARSKI Perkuat Sinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan

Pemandangan itu dapat ditemui di Festival Kuliner Serpong (FKS) ke-14 yang digelar Summarecon Mall Serpong mulai dari 13 Agustus hingga 13 September 2026.

Tahun ini, FKS mengangkat kekayaan kuliner lintas Sumatera dengan tema “Satu Jalur Seribu Rasa-Lintas Sumatera” menghadirkan beragam makanan dan minuman khas dari Aceh hingga Lampung.

Di antara berbagai sajian tersebut, Cindua Winata Cendol Ampiang Durian Minang menjadi salah satu kuliner yang menawarkan cerita berbeda.

Bukan sekadar minuman pelepas dahaga, cendol ampiang membawa jejak tradisi kuliner masyarakat Minangkabau ke ruang yang lebih modern dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Bagi Uda Pay, pemilik Cindua Winata Cendol Ampiang Durian Minang, keikutsertaan dalam FKS menjadi kesempatan untuk memperkenalkan cendol khas orang Minang kepada masyarakat di Tangerang dan sekitarnya.

“Cendol orang Minang juga ada, saya ingin memperkenalkan,” ujar Uda Pay.

Ketika Cendol Bertemu Ampiang

Sekilas, cendol Minang mungkin terlihat tidak jauh berbeda dengan cendol yang selama ini dikenal masyarakat Indonesia.

Namun, ada satu unsur yang membuatnya memiliki karakter tersendiri yakni ampiang.

Cendol Ampiang Minang hadir di Festival Kuliner Serpong ke-14
Cendol Ampiang Minang hadir di Festival Kuliner Serpong ke-14

Dalam tradisi kuliner Minangkabau, ampiang dibuat dari beras ketan atau beras pulut yang ditumbuk hingga pipih.

Bahan tersebut kemudian menjadi bagian dari berbagai sajian tradisional masyarakat Sumatera Barat.

Pada cendol khas Padang, ampiang hadir sebagai salah satu pembeda.

Cendol dipadukan dengan ampiang, gula aren, santan, serta pelengkap lainnya.

Dalam perkembangannya, cendol juga dapat disajikan bersama durian, menghasilkan perpaduan rasa manis, gurih dan aroma buah yang kuat.

Tradisi mengolah ampiang sendiri bukan sekadar cerita masa lalu.

Di Sumatera Barat, proses menumbuk beras ketan menjadi ampiang bahkan masih dipertahankan sebagai tradisi masyarakat, salah satunya melalui tradisi Manumbuak Ampiang di Nagari Talang Babungo, Solok.

Dari sinilah semangkuk cendol ampiang tidak hanya berbicara tentang rasa.

Ada cerita tentang beras ketan, keterampilan mengolah bahan pangan dan warisan kuliner yang diturunkan antargenerasi.

Daun Suji dan Rasa yang Dipertahankan

Di tangan Uda Pay, tradisi tersebut tidak berhenti pada cerita.

Proses pembuatan cendol tetap mempertahankan cara tradisional.

“Pembuatan cendol tetap menggunakan pembuatan tradisional. Cendolnya tetap menggunakan bahan dasar daun suji,” katanya.

Daun suji digunakan untuk menghasilkan warna hijau alami pada cendol.

Uda Pay pemilik Cendol Ampiang Minang hadir di Festival Kuliner Serpong ke-14.
Uda Pay pemilik Cendol Ampiang Minang hadir di Festival Kuliner Serpong ke-14.

Sementara dalam semangkuk sajian Cindua Winata, terdapat gula, ampiang dan bahan sagu yang menjadi bagian dari karakter minuman tersebut.

Kombinasi bahan itu kemudian bertemu santan dan kelapa.

Hasilnya adalah rasa yang tidak hanya manis, tetapi juga memiliki sensasi gurih yang menjadi ciri kuat sajian tradisional tersebut.

Khusus untuk FKS tahun ini, Uda Pay juga menghadirkan sajian ampiang sebagai bagian dari menu yang diperkenalkan kepada pengunjung.

Dan, dikirim langsung dari tanah Sumatera Barat.

“Untuk Ampiang itu khusus untuk festival aja. Dikirim langsung dari Sumatera Barat,” katanya.

Pilihan tersebut membuat FKS menjadi semacam ruang temu antara kuliner tradisional dan masyarakat urban.

Pengunjung yang mungkin sebelumnya hanya mengenal cendol sebagai minuman khas daerah lain, kini memiliki kesempatan mencicipi versi Minang dengan harga Rp20 ribu hingga Rp35 ribu dan mempunyai karakter yang berbeda.

Terbantu dengan Hadirnya FKS

Di balik semangkuk cendol, terdapat pula cerita tentang perjalanan sebuah usaha kecil.

Uda Pay mengaku baru tahun ini membawa Cindua Winata Cendol Ampiang Durian Minang ke Festival Kuliner Serpong.

Baginya, keikutsertaan tersebut bukan hanya soal berjualan, tetapi juga membuka kesempatan agar kuliner yang dibawanya semakin dikenal.

“Baru tahun ini ikut FKS. Dan, Alhamdulillah dari empat cendol yang dicoba, cendol kami mendapat peringkat teratas.,” tuturnya.

Ia menilai penyelenggaraan festival kuliner seperti FKS memberikan ruang penting bagi pelaku UMKM.

Sebab, selain bertemu langsung dengan konsumen, pelaku usaha juga mendapatkan kesempatan memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas.

“Bagus, semoga diadain terus paling enggak daerah Tangerang Raya jadi tau ada cendol khas Minang. FKS juga jadi ajang promosi, kalau kita sebagai UMKM menengah ke bawah terbantu dengan adanya festival kuliner seperti ini. Apalagi kami berangkat dari gerobak tenda dan Alhamdulillah bisa ikut festival kuliner seperti ini. Jadi makin semangat sebagai UMKM,” kata Uda Pay.

Lebih jauh, usaha cendol tersebut ternyata ikut memberikan dampak terhadap kehidupan keluarganya.

“Anak dari satu sekarang lima dari hasil cendol ini,” ujarnya.

Kalimat sederhana itu menggambarkan bahwa sebuah usaha kuliner tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar.

Dari sebuah gerobak, resep tradisional dan keberanian menjajakan rasa khas daerah, sebuah keluarga dapat membangun kehidupan sekaligus mempertahankan warisan kuliner.

FKS dan Ruang untuk UMKM

Kehadiran Cindua Winata menjadi bagian kecil dari misi lebih besar Festival Kuliner Serpong.

Selama penyelenggaraannya, Summarecon secara konsisten menggunakan festival kuliner sebagai ruang untuk memperkenalkan kekayaan kuliner sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM.

Dalam laporan keberlanjutan Summarecon, Festival Kuliner Serpong disebut telah berlangsung sejak 2011.

Festival ini menjadi salah satu sarana untuk mempromosikan seni, budaya dan kuliner lokal, nasional hingga internasional, sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM kuliner.

Di balik keramaian pengunjung, ada pelaku usaha yang sedang mencari pelanggan baru, memperkenalkan produk, menguji pasar dan membangun keberlanjutan bisnis.

Pengunjung mencicipi manisnya cendol khas Minang yakni Cindua Winata Cendol Ampiang Durian Minang
Pengunjung mencicipi manisnya cendol khas Minang yakni Cindua Winata Cendol Ampiang Durian Minang. Foto: Lani

Pada FKS ke-14 tahun ini, ruang tersebut kembali dibuka. Kuliner dari berbagai wilayah Sumatera dipertemukan dengan masyarakat Tangerang dan sekitarnya.

Menjaga Rasa, Membuka Pasar

Perjalanan cendol ampiang dari tradisi Minang menuju pusat keramaian Serpong menunjukkan bahwa pelestarian kuliner tidak selalu harus dilakukan melalui museum atau buku resep.

Kadang, warisan itu justru hidup ketika seseorang masih mau membuatnya dengan cara lama, menggunakan bahan-bahan yang familiar bagi leluhurnya, lalu menyajikannya kepada generasi baru.

Uda Pay memilih mempertahankan pembuatan cendol dengan daun suji. Ampiang tetap hadir sebagai identitas. Kelapa memberikan rasa gurih. Gula menghadirkan manis. Sementara durian menambah aroma yang membuat sajian semakin mudah dikenali.

Di Festival Kuliner Serpong, semua unsur tersebut bertemu dengan wajah baru mulai dari pengunjung mall, keluarga, anak-anak muda, dan para pencinta kuliner yang datang untuk mencari pengalaman rasa.

Di sanalah FKS menjadi lebih dari sekadar festival. Ia menjadi jembatan.

Jembatan yang mempertemukan pelaku UMKM dengan pasar, masyarakat dengan kuliner Nusantara, dan generasi hari ini dengan cita rasa yang diwariskan dari masa lalu.

Dan di antara riuhnya festival, semangkuk cendol ampiang Minang mengingatkan bahwa sebuah tradisi tidak akan hilang selama masih ada orang yang mau membuatnya, menjualnya, dan yang paling penting menceritakan asal-usulnya.

Karena menjaga kuliner Nusantara bukan hanya tentang mempertahankan resep, tetapi juga memastikan cerita di balik setiap rasa tetap menemukan penikmatnya.

Tags: Festival Kuliner SerpongKulinerSummarecon Mall Serpong
LANI

LANI

Related Posts

Siloam Hospitals Mampang memperkuat layanan orthopaedi terpadu dengan mengembangkan Fracture Liaison Service (FLS)

Siloam Hospitals Mampang Hadirkan 7 Program Skrining Tulang dan Sendi

by LANI
October 31, 2026
0

Aisvara.id - Osteoporosis masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius, terutama pada kelompok usia lanjut. International...

Dari Meeting hingga Pernikahan, Atria Hotel Gading Serpong Tawarkan Venue Elegan

Dari Meeting hingga Pernikahan, Atria Hotel Gading Serpong Tawarkan Venue Elegan

by LANI
October 27, 2026
0

Aisvara.id - Memilih lokasi yang sesuai menjadi faktor penting dalam menyukseskan sebuah acara. Selain fasilitas yang memadai, kenyamanan, suasana, dan...

Inhealth dan ARSKI Perkuat Sinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan

Inhealth dan ARSKI Perkuat Sinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan

by LANI
October 27, 2026
0

Aisvara.id - PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Inhealth) memperkuat kerja sama dengan Asosiasi Rumah Sakit Kemenkes Indonesia (ARSKI) untuk meningkatkan...

L-Men merayakan 25 tahun melalui inovasi nutrisi berbasis sains, kegiatan olahraga di 25 NutriHub. Di Tangerang, NutriHub Serpong melibatkan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia serta komunitas SWAT Calisthenics Tangerang pada Minggu (25/10/2026)

L-Men Rayakan 25 Tahun dengan Semangat “Stronger For More”

by LANI
October 27, 2026
0

Aisvara.id - L-Men menandai perjalanan 25 tahun di industri nutrisi dengan memperkuat komitmen dalam mendukung gaya hidup sehat dan aktif...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Air mineral pH tinggi semakin populer karena dipercaya membantu hidrasi dan menetralkan asam lambung.

Tren Air Mineral pH Tinggi Meningkat, Ini Rekomendasi Produk dan Manfaatnya bagi Tubuh

June 10, 2026
Persib resmi meluncurkan jersey 2026/27 dengan konsep “Lives Inside Us”

Persib Luncurkan Jersey 2026/27, Bawa Semangat “Lives Inside Us”

August 25, 2026
Gerbang Tol Cikampek Utama.

Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Padat! 3,6 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

February 10, 2026

Category

  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News Update
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Teknologi
  • Umum
  • Uncategorized

Tags

#indonesia Ai Artificial Intelligence Arus Mudik BMKG BRIN DPR DPR RI Event Hotel Fakultas Hukum UI GIIAS GIIAS 2026 Haji Haji Indonesia Harga Plastik Hotel Santika Ibadah Haji Idul Fitri 1447 H KAI Kemarau Kemenag Kemenhaj Kemenhub Kesehatan Komdigi Kota Tangerang Makan Bergizi Gratis Mudik Mudik 2026 Mudik Lebaran 2026 Olahraga Pameran Otomotif Pelecehan Seksual Pendidikan Piala Dunia 2026 Plastik Prabowo Subianto Presiden Puasa Ramadan 2026 Sampah Sinar Mas Land Teknologi Tips Kesehatan UMKM

About

Portal berita dan informasi digital yang menyajikan update terkini seputar AI, teknologi, isu nasional, pemerintahan, dan olahraga. Website ini memiliki struktur kategori yang jelas, sistem multi-penulis, fitur pencarian dan filter, serta fokus pada berita real-time, tren, dan inovasi digital.

Categories

  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News Update
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Teknologi
  • Umum
  • Uncategorized

Browse by Tag

#indonesia Ai Artificial Intelligence Arus Mudik BMKG BRIN DPR DPR RI Event Hotel Fakultas Hukum UI GIIAS GIIAS 2026 Haji Haji Indonesia Harga Plastik Hotel Santika Ibadah Haji Idul Fitri 1447 H KAI Kemarau Kemenag Kemenhaj Kemenhub Kesehatan Komdigi Kota Tangerang Makan Bergizi Gratis Mudik Mudik 2026 Mudik Lebaran 2026 Olahraga Pameran Otomotif Pelecehan Seksual Pendidikan Piala Dunia 2026 Plastik Prabowo Subianto Presiden Puasa Ramadan 2026 Sampah Sinar Mas Land Teknologi Tips Kesehatan UMKM

Recent Posts

  • Siloam Hospitals Mampang Hadirkan 7 Program Skrining Tulang dan Sendi
  • Dari Meeting hingga Pernikahan, Atria Hotel Gading Serpong Tawarkan Venue Elegan

© 2026 aisvara.id - News Portal All Right Reserved. Made by rezy

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News Update
  • Umum
  • Bisnis
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
  • Nasional
  • Teknologi
  • Lifestyle

© 2026 aisvara.id - News Portal All Right Reserved. Made by rezy