Aisvara.id – Posyandu kini memiliki peran yang semakin strategis dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat.
Tidak hanya menjadi tempat pemantauan tumbuh kembang balita, Posyandu juga menjadi ujung tombak pelayanan promotif dan preventif yang mendukung berbagai program kesehatan nasional, termasuk percepatan penurunan angka stunting.
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus memperkuat fungsi Posyandu sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan primer.
Upaya tersebut sejalan dengan capaian prevalensi stunting nasional yang menurun menjadi 19,8 persen pada 2024.
Selama lebih dari lima dekade, Posyandu telah berkembang menjadi pusat layanan kesehatan berbasis masyarakat yang melayani seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, dewasa hingga lanjut usia.
Berbagai layanan yang diberikan meliputi pemantauan tumbuh kembang, deteksi dini masalah gizi dan penyakit, edukasi kesehatan, hingga peningkatan akses terhadap pelayanan kesehatan dasar.
Mendukung transformasi tersebut, Sinar Mas Land menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kesehatan Masyarakat Kecamatan Serpong Tahun 2026 sebagai bagian dari Program Sehat Bersama Posyandu.
Kegiatan yang berlangsung pada 7–8 Juli 2026 di Auditorium Green Office Park 9, BSD City itu diikuti oleh 159 kader dari 53 Posyandu yang berasal dari enam kelurahan di Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.
Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi bersama Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Tangerang Selatan, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tangerang Selatan.
Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dony Martadisata, mengatakan bahwa transformasi layanan kesehatan yang sedang dijalankan pemerintah membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta.
“Kami percaya bahwa kader Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat. Oleh karena itu, melalui Program Sehat Bersama Posyandu, Sinar Mas Land berkomitmen untuk memperkuat kapasitas kader agar mampu menghadirkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas, inovatif, dan berkelanjutan. Kami berharap program ini dapat mendukung percepatan perbaikan layanan primer sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan,” jelasnya.
Melalui workshop tersebut, para kader Posyandu mendapatkan berbagai pembekalan untuk meningkatkan kompetensi dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Materi yang diberikan mencakup pencegahan stunting, implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP), pemantauan tumbuh kembang anak, penyusunan menu sehat berbasis pangan lokal, penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hingga penerapan konsep Posyandu Hijau yang menggabungkan aspek kesehatan dan pelestarian lingkungan.
Dalam kesempatan yang sama, Sinar Mas Land juga memperkenalkan Roadmap Program Sehat Bersama Posyandu beserta SELARAS Ecosystem sebagai kerangka pemberdayaan kesehatan masyarakat berbasis Posyandu yang akan dijalankan sepanjang 2026.
Program tersebut merupakan kelanjutan dari inisiatif Sehat Bersama Posyandu yang telah dimulai sejak 2024.
Setelah menjangkau 30 Posyandu di Kecamatan Cisauk pada 2024 dan 53 Posyandu di Kecamatan Pagedangan pada 2025, cakupan program kini diperluas ke Kecamatan Serpong dengan pendekatan yang lebih menyeluruh.
Selain meningkatkan kapasitas kader, program ini juga membangun ekosistem kolaboratif melalui pembentukan Simpul Komunikasi dan Kolaborasi Antar Kader (SKALA), pendampingan Posyandu Hijau, edukasi pengelolaan sampah, pelatihan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal, hingga penyelenggaraan Gebyar Posyandu sebagai wadah berbagi praktik terbaik dan apresiasi bagi kader Posyandu.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk Kontribusi Membangun Negeri yang dijalankan Sinar Mas Land melalui lima pilar utama, yakni pendidikan, lingkungan, ekonomi, kesehatan dan olahraga, serta sosial-budaya.
Pada sektor pendidikan, perusahaan menghadirkan berbagai program seperti Bina Sekolah (Sekolah Berhati), Pengembangan Budaya Literasi, Bantuan Pendidikan, Bantuan Sekolah, hingga Green Camp.
Di bidang lingkungan, Sinar Mas Land menjalankan Bina Kampung, SELARAS Ecosystem, serta program penanaman pohon untuk mendukung terciptanya lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Sementara pada sektor ekonomi, perusahaan terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui Bina Usaha, Pasar Rakyat Berdaya, Pelatihan Pemula dan UMKM Ramah Lingkungan, serta Kemitraan Pertanian Lokal.
Adapun pada bidang kesehatan dan olahraga, berbagai kegiatan seperti Program Sehat Bersama Posyandu, pengobatan gratis, donor darah, vaksinasi Covid-19, hingga Sekolah Sepak Bola (SSB) terus dijalankan.
Sedangkan pada pilar sosial-budaya, perusahaan secara konsisten melaksanakan program Bakti Sosial, Bedah Rumah, Bedah Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum (Fasos/Fasum), Berantas Buta Qur’an (BBQ), serta penyaluran hewan kurban sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.








