Aisvara.id – Brand pasta gigi dan perawatan mulut global, METOO, menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial dengan membangun fasilitas sumur bor bagi warga terdampak banjir besar yang melanda Aceh Utara pada November 2025 lalu.
Program ini dilaksanakan di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.
Peresmian sumur bor digelar pada Kamis, 29 Januari 2026, dan dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, diwakili oleh M. Nasir, S.Sos., M.Si selaku Asisten Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan.
Air Bersih Jadi Kebutuhan Mendesak Pascabencana
Brand Director METOO Beauty International, Aiko Angelique, menyampaikan bahwa penyediaan fasilitas sumur bor merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesulitan warga dalam memperoleh air bersih pascabanjir.
Menurutnya, air bersih menjadi kebutuhan utama masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari memasak hingga mandi.
Selain pembangunan sumur bor, METOO juga menyalurkan paket sembako kepada warga sebagai bantuan tambahan.
“Program ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) METOO yang dijalankan bekerja sama dengan Rumah Zakat, lembaga sosial yang aktif melakukan pendampingan di berbagai wilayah terdampak bencana,” ujarnya.
Kepala Cabang Rumah Zakat Aceh, Riadhi, menyampaikan bahwa pihaknya masih terus menyalurkan bantuan dan melakukan pendampingan bagi para penyintas, termasuk di Desa Geudumbak.
Ia menegaskan bahwa dukungan masyarakat masih sangat dibutuhkan, terutama untuk pemenuhan kebutuhan jangka menengah dan pembangunan hunian sementara (huntara), terlebih menjelang bulan Ramadan.
Pemerintah Apresiasi Sinergi Swasta dan Lembaga Sosial
Dalam sambutannya, M. Nasir menyampaikan apresiasi atas kolaborasi METOO dan Rumah Zakat dalam membantu percepatan pemulihan pascabanjir.
Ia menekankan bahwa banjir besar yang melanda Aceh, khususnya Kecamatan Langkahan, telah berdampak signifikan terhadap rumah warga, fasilitas umum, serta perekonomian masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga sosial sangat dibutuhkan dalam mempercepat proses pemulihan daerah terdampak.
Kepala Desa Geudumbak, Saipul Bahri, juga mengungkapkan rasa syukur atas bantuan sumur bor yang dinilai sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat dijaga dan dimanfaatkan bersama oleh seluruh masyarakat desa.
Edukasi dan Keceriaan untuk Anak-Anak Terdampak
Tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur air bersih, METOO juga menggelar kegiatan edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi siswa SDN 01 Langkahan Aceh Utara.
Kegiatan ini turut didukung oleh Agatha Chelsea, entertainer sekaligus neuroscience educator dan pendiri platform pendidikan NewronEdu.
Dalam kegiatan tersebut, ratusan siswa mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
Suasana penuh keceriaan mewarnai acara yang diisi dengan berbagai aktivitas interaktif serta pembagian ratusan paket goodie bag berisi pasta gigi dan sikat gigi dari METOO.
Agatha Chelsea menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif penyediaan sumber air bersih bagi warga Desa Geudumbak.
“Senang dapat berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan edukasi kepada anak-anak yang terdampak banjir,” ungkapnya.
Peresmian sumur bor di Desa Geudumbak pun disambut antusias oleh warga.
Kehadiran fasilitas air bersih ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta mendukung pemulihan pascabencana di Aceh Utara.








