Aisvara.id – Unit usaha APP Group, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Tangerang Mill, mendapat kunjungan kerja dari Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.
Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung praktik ketenagakerjaan, hubungan industrial, hingga upaya peningkatan produktivitas yang diterapkan di lingkungan perusahaan.
Direktur PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, Yan Partawidjaja, menyambut positif kehadiran Wamenaker.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan moral bagi manajemen dan seluruh karyawan.
Ia menilai peran pemerintah sangat penting dalam memastikan terciptanya sistem ketenagakerjaan yang adil, produktif, dan berkelanjutan.
Di Tangerang Mill, operasional perusahaan dijalankan dengan prinsip kepatuhan terhadap regulasi, penguatan dialog sosial, serta peningkatan produktivitas tenaga kerja.
“Saat ini Tangerang Mill membuka 918 kesempatan kerja, dengan komitmen pemenuhan upah sesuai ketentuan, jaminan sosial ketenagakerjaan, perlindungan K3, serta hubungan industrial yang menghormati kebebasan berserikat sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama,” jelas Yan.
Tak hanya itu, perusahaan juga rutin berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia.
Program pelatihan teknis, penguatan soft skill, kolaborasi dengan institusi pendidikan, hingga program pemagangan terus dilakukan untuk meningkatkan kompetensi pekerja.
“Produktivitas dan kesejahteraan karyawan bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan harus berjalan beriringan dan saling menguatkan,” tambahnya.
Sementara itu, Wamenaker Afriansyah Noor menyampaikan bahwa kunjungannya dilakukan untuk melihat langsung praktik hubungan industrial yang dinilai sudah berjalan dengan baik.
Ia mengapresiasi komunikasi yang harmonis antara manajemen dan serikat pekerja di PT Indah Kiat.
“Hubungan industrialnya terbangun dengan baik. Di sini ada sekitar 900 pekerja, dan itu dikelola dengan sistem yang rapi,” ungkap Afriansyah.
Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan pembinaan dan pengawasan, khususnya terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Menurutnya, standar K3 di PT Indah Kiat sudah berjalan dengan baik dan perlu terus ditingkatkan.
“Dari hasil pantauan bersama Dirjen Binwasnaker, penerapan K3 di sini sudah baik dan harus dipertahankan,” ujarnya.
Selain itu, Afriansyah menilai perusahaan telah menjalankan regulasi ketenagakerjaan sesuai undang-undang, mulai dari penetapan UMP dan UMK hingga kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.
Ia juga mengungkapkan temuan menarik saat berdialog dengan karyawan, di mana terdapat pekerja yang telah mengabdi hingga 25 tahun, berdampingan dengan tenaga kerja dari Generasi Z.
“Ini menunjukkan stabilitas dan daya tarik perusahaan. PT Indah Kiat bisa menjadi barometer industri di Indonesia, terutama dalam hal hubungan industrial dan sistem ketenagakerjaan,” tegasnya.
Tak hanya fokus internal, Wamenaker juga menyoroti kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar, termasuk pembinaan UMKM dan pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional.
“Ini yang penting dan patut menjadi contoh bagi perusahaan industri lainnya,” pungkas Afriansyah.
Melalui kunjungan ini, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Tangerang Mill berharap memperoleh masukan konstruktif dari Kementerian Ketenagakerjaan, khususnya dalam memperkuat kesempatan kerja, meningkatkan produktivitas nasional, serta menyempurnakan praktik ketenagakerjaan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri Wali Kota Tangerang Selatan, jajaran pemerintah daerah, serta manajemen internal perusahaan, sebagai langkah awal memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan pekerja dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang sehat dan berdaya saing.








