Wednesday, June 10, 2026
Aisvara.id
  • Home
  • News Update
  • Nasional
  • Umum
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Politik
No Result
View All Result
Aisvara.id
  • Home
  • News Update
  • Nasional
  • Umum
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Politik
No Result
View All Result
Aisvara.id
No Result
View All Result

Ancaman Krisis Pangan Global 2026 Menguat, Indonesia Percepat Jalan Menuju Swasembada

Konflik geopolitik dan lonjakan harga energi picu risiko kelaparan global, pemerintah optimistis Indonesia mampu menjadi lumbung pangan dunia

LANI by LANI
June 8, 2026
in Umum
281
Ilustrasi beras

Ilustrasi beras. Foto: NET

1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Aisvara.id – Ancaman krisis pangan global kembali menjadi perhatian serius dunia. Laporan terbaru dari World Food Programme(WFP) mengingatkan bahwa konflik yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah berpotensi memperparah jumlah penduduk yang mengalami kelaparan akut hingga mencapai rekor baru pada 2026.

Jika ketegangan geopolitik terus berlangsung dan harga energi global tidak kunjung stabil, diperkirakan sekitar 45 juta orang tambahan bisa masuk ke dalam kategori rawan pangan.

You might also like

Mitigasi Hantavirus Andes Diminta Diperkuat di Seluruh Pintu Masuk Indonesia

147 Siswa SRMA 33 Tangsel Ikuti Outing Class Membuat Pizza Bersama Chef

Meutya Hafid Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza

Kondisi ini menegaskan bahwa ketahanan pangan kini bukan sekadar isu sektoral, melainkan faktor kunci bagi stabilitas ekonomi dan sosial global.

Menanggapi situasi tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa setiap negara harus memperkuat kapasitas produksi pangannya sendiri dan tidak bergantung pada impor.

“Dunia sedang menghadapi ancaman krisis pangan yang serius. Karena itu setiap negara harus memperkuat ketahanan pangannya dan tidak boleh bergantung pada negara lain,” ujarnya, Minggu (22/03/2026).

Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga energi, terganggunya jalur distribusi internasional, serta membengkaknya biaya logistik dapat memicu inflasi pangan global, seperti yang pernah terjadi saat konflik Rusia–Ukraina pada 2022.

Dampak konflik tersebut, menurutnya, tidak hanya dirasakan di wilayah perang, tetapi juga menyebar melalui rantai pasok global.

“Jika krisis global terjadi, terutama karena konflik geopolitik seperti Iran dengan Amerika dan Israel, negara yang paling aman adalah yang mampu memproduksi pangannya sendiri,” kata Amran.

Di tengah ancaman global tersebut, Indonesia dinilai berada di jalur yang tepat untuk mencapai kemandirian pangan.

Pemerintah tidak hanya fokus meningkatkan produksi, tetapi juga membangun sistem pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Kita harus optimistis. Indonesia memiliki sumber daya alam dan manusia yang besar. Jika dimaksimalkan, swasembada dan bahkan menjadi lumbung pangan dunia bukan hal yang mustahil,” tegasnya.

Strategi yang diterapkan meliputi intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian secara bersamaan.

Intensifikasi dilakukan dengan peningkatan produktivitas melalui penggunaan benih unggul, mekanisasi, serta peningkatan frekuensi tanam.

Sementara itu, ekstensifikasi dilakukan dengan membuka lahan baru, termasuk optimalisasi lahan rawa.

“Mandiri itu mutlak. Kita tidak hanya memaksimalkan lahan yang ada, tetapi juga membuka lahan baru agar produksi meningkat signifikan,” ujarnya.

Menurut Amran, ada dua pilar utama dalam mewujudkan swasembada berkelanjutan, yakni deregulasi dan transformasi pertanian menuju sistem modern.

“Kami fokus pada pembenahan regulasi dan mempercepat transformasi pertanian dari tradisional ke modern,” katanya.

Pemerintah telah melakukan reformasi besar di sektor pertanian, termasuk menerbitkan 13 Peraturan Presiden dan menghapus sekitar 500 regulasi internal yang dinilai menghambat.

Langkah ini bertujuan memangkas birokrasi dan mempercepat distribusi sarana produksi.

“Jika regulasi terlalu banyak, program tidak akan berjalan. Karena itu kita sederhanakan agar produksi bisa meningkat lebih cepat,” jelasnya.

Perubahan signifikan juga terjadi dalam tata kelola pupuk.

Distribusi yang sebelumnya berbelit kini dipangkas menjadi lebih sederhana dan langsung ke petani.

Kebijakan ini berhasil menekan biaya pupuk hingga 20 persen serta meningkatkan volume distribusi tanpa tambahan anggaran.

Selain itu, modernisasi pertanian melalui mekanisasi mampu meningkatkan efisiensi tenaga kerja hingga 90 persen dan menurunkan biaya produksi secara signifikan.

“Modernisasi membuat proses tanam dan panen lebih cepat, biaya lebih rendah, dan petani lebih sejahtera,” ujar Amran.

Peningkatan kesejahteraan petani tercermin dari Nilai Tukar Petani (NTP) yang mencapai 125, tertinggi sepanjang sejarah.

Kebijakan harga pembelian pemerintah juga memberikan dampak ekonomi besar di tingkat petani.

Produksi beras nasional pun menunjukkan tren positif dengan capaian sekitar 34,7 juta ton, meningkat sekitar 13 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, cadangan beras pemerintah telah melampaui 4 juta ton.

“Stok kita kuat, produksi meningkat, dan cadangan aman. Ini bukti bahwa kita berada di jalur yang benar,” katanya.

Untuk memperkuat ketahanan jangka panjang, pemerintah juga mengembangkan kawasan pangan baru melalui optimalisasi lahan rawa di Kalimantan dengan dukungan sistem irigasi modern.

“Kami sedang menyiapkan lumbung pangan baru untuk memastikan produksi terus meningkat di masa depan,” jelasnya.

Dengan kombinasi kebijakan deregulasi, modernisasi, dan ekspansi lahan, pemerintah menempatkan sektor pangan sebagai fondasi utama stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

“Kita tidak perlu takut terhadap krisis pangan global. Justru ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk menjadi negara mandiri pangan dan pemain utama dunia,” tutup Amran.

Tags: KementanPanganTimur Tengah
LANI

LANI

Related Posts

Ilustrasi virus yang muncul dari tikus.

Mitigasi Hantavirus Andes Diminta Diperkuat di Seluruh Pintu Masuk Indonesia

by LANI
June 8, 2026
0

Aisvara.id - Langkah mitigasi nasional dinilai perlu segera diperkuat untuk mencegah masuknya hantavirus varian Andes ke Indonesia. Pengawasan di seluruh...

Sebanyak 147 siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Tangerang Selatan mengikuti outing class memasak pizza bersama Danish Culinary School di Kandank Jurank Doang, Ciputat.

147 Siswa SRMA 33 Tangsel Ikuti Outing Class Membuat Pizza Bersama Chef

by LANI
June 8, 2026
0

Aisvara.id - Sebanyak 147 siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 33 Tangerang Selatan mengikuti kegiatan outing class bersama Danish Culinary...

Jurnalis Republika, Bambang Noroyono. Foto: Instagram Republika

Meutya Hafid Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza

by LANI
June 8, 2026
0

Aisvara.id - Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat serta menahan rombongan misi...

Kapal misi bantuan ke Gaza

Kemlu RI Desak Israel Bebaskan Kapal Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla

by LANI
June 8, 2026
0

Aisvara.id - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mendesak Israel segera membebaskan seluruh kapal beserta awak yang tergabung dalam misi kemanusiaan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Kementerian Agama resmi meluncurkan program Belajar Mandiri Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)

Kemenag Luncurkan Kurikulum Berbasis Cinta, Tekankan Pendidikan Berkarakter

June 8, 2026
Harga plastik di Kota Bandung melonjak hingga empat kali lipat.

Harga Plastik Melonjak Tajam, Wali Kota Bandung Soroti Dampaknya bagi UMKM

April 8, 2026
Gerbang Tol Cikampek Utama.

SKB Tiga Instansi Atur Lalu Lintas Mudik Lebaran 2026, One Way hingga Ganjil-Genap Diberlakukan

March 2, 2026

Category

  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News Update
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Teknologi
  • Umum
  • Uncategorized

Tags

#indonesia Ai Argo Bromo Anggrek Artificial Intelligence Arus Balik Arus Mudik BBM BMKG BRIN DPR DPR RI El Nino Godzilla Era Digital Event Hotel Fakultas Hukum UI Haji Haji Indonesia Harga Plastik Hotel Santika Ibadah Haji Idul Fitri 1447 H Jasa Marga KAI Kemenag Kemenhaj Kemenhub Kesehatan Komdigi Korlantas KRL Mudik Mudik 2026 Mudik Lebaran 2026 Pelecehan Seksual Pendidikan Plastik Prabowo Subianto Presiden Puasa Ramadan 2026 Sampah Stasiun Bekasi Timur Teknologi Tips Kesehatan UMKM

About

Portal berita dan informasi digital yang menyajikan update terkini seputar AI, teknologi, isu nasional, pemerintahan, dan olahraga. Website ini memiliki struktur kategori yang jelas, sistem multi-penulis, fitur pencarian dan filter, serta fokus pada berita real-time, tren, dan inovasi digital.

Categories

  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News Update
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Teknologi
  • Umum
  • Uncategorized

Browse by Tag

#indonesia Ai Argo Bromo Anggrek Artificial Intelligence Arus Balik Arus Mudik BBM BMKG BRIN DPR DPR RI El Nino Godzilla Era Digital Event Hotel Fakultas Hukum UI Haji Haji Indonesia Harga Plastik Hotel Santika Ibadah Haji Idul Fitri 1447 H Jasa Marga KAI Kemenag Kemenhaj Kemenhub Kesehatan Komdigi Korlantas KRL Mudik Mudik 2026 Mudik Lebaran 2026 Pelecehan Seksual Pendidikan Plastik Prabowo Subianto Presiden Puasa Ramadan 2026 Sampah Stasiun Bekasi Timur Teknologi Tips Kesehatan UMKM

Recent Posts

  • Ramada Serpong Perkuat Relasi Korporasi Lewat Corporate Gathering Bertema Confidence is The New Beauty
  • Long Weekend Makin Seru, Atria Gading Serpong Tawarkan Paket Liburan Keluarga

© 2026 aisvara.id - News Portal All Right Reserved. Made by rezy

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News Update
  • Umum
  • Bisnis
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
  • Nasional
  • Teknologi
  • Lifestyle

© 2026 aisvara.id - News Portal All Right Reserved. Made by rezy