Aisvara.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang memastikan pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan maksimal selama masa libur Lebaran 1447 Hijriah.
Hasilnya, sebanyak 8.532 ton sampah berhasil diangkut tanpa menyebabkan penumpukan di wilayah permukiman warga.
Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengungkapkan bahwa total volume sampah yang ditangani selama periode 18 hingga 23 Maret mencapai 12.936 meter kubik.
Ia menegaskan bahwa peningkatan volume sampah merupakan hal yang wajar menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Terjadi kenaikan signifikan menjelang Lebaran, terutama pada H-1, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan kegiatan di pasar,” ujar Wawan dalam keterangannya.
Berdasarkan data yang dihimpun, pada 18 Maret tercatat volume sampah sebesar 1.794 ton sebagai angka dasar.
Sehari kemudian, jumlah tersebut meningkat tipis menjadi 1.802 ton atau naik 0,44 persen akibat aktivitas perdagangan yang mulai meningkat.
Lonjakan tertinggi terjadi pada 20 Maret dengan total mencapai 1.902 ton, atau naik 5,96 persen. Kondisi ini dipengaruhi oleh penertiban pasar serta tingginya aktivitas masyarakat dalam persiapan Lebaran.
“Puncak volume sampah terjadi sebelum Lebaran. Namun saat Hari H, jumlahnya justru menurun drastis,” jelasnya.
Memasuki Hari Raya Idulfitri 1447 H pada 21 Maret, volume sampah turun tajam menjadi 476 ton, atau berkurang 73,46 persen.
Penurunan ini terjadi karena aktivitas masyarakat berkurang signifikan.
Setelah itu, volume sampah kembali meningkat secara bertahap. Pada 22 Maret tercatat 987 ton, sementara pada 23 Maret mencapai 1.571 ton atau mulai mendekati kondisi normal.
“Pola yang terlihat tahun ini adalah kenaikan tajam menjelang Lebaran, penurunan signifikan saat hari raya, lalu pemulihan cepat dalam dua hari setelahnya,” tambah Wawan.
Untuk menjaga kelancaran layanan, DLH Kota Tangerang mengerahkan 4.457 petugas kebersihan.
Selain itu, operasional didukung oleh berbagai armada seperti 18 unit compactor, 915 dump truk, 70 arm roll, 148 bentor, dan 172 unit kendaraan pendukung lainnya.
Dengan kesiapan tersebut, kondisi kebersihan lingkungan tetap terjaga dengan baik, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan nyaman tanpa gangguan sampah.








