Aisvara.id – Upaya percepatan transformasi sektor kesehatan nasional terus diperkuat melalui peningkatan investasi, pemanfaatan teknologi medis, serta pembangunan fasilitas berkelas global.
Sejalan dengan agenda tersebut, Sinar Mas Land mengambil langkah strategis dengan menghadirkan proyek Medical Suites di Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten atau D-HUB Special Economic Zone (SEZ) di BSD City.
Proyek fasilitas kesehatan terpadu ini kini telah memasuki fase akhir konstruksi yang ditandai dengan seremoni topping off pada Jumat, 10 April 2026.
Tahapan ini menandai rampungnya struktur utama bangunan yang akan difungsikan untuk layanan medis, riset, hingga pendidikan kesehatan bertaraf internasional.
Prosesi topping off dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pimpinan perusahaan, antara lain Rizal Edwin Manansang selaku Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, Monik William, Herry Hendarta, Anna Budiman, Teky Mailoa, Lindawaty, serta Fritz Simatupang.
Seremoni ditandai dengan penanaman paku emas dan simbolis penimbunan semen menggunakan sekop emas di lantai teratas gedung.
Rizal Edwin Manansang, Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan KEK ETKI Banten melalui PT Surya Inter Wisesa (Badan Usaha Pembangunan dan Pengelola/BUPP) sebagai bagian dari Sinar Mas Land atas keberhasilannya merealisasikan pembangunan Medical Suites.
“Sejak resmi beroperasi pada November 2025, hingga Desember 2025 KEK ini mencatat realisasi investasi sebesar Rp1,19 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 836 orang, serta melibatkan 14 pelaku usaha. Momentum topping off Medical Suites hari ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan KEK ETKI Banten, yang tidak hanya menandai selesainya struktur bangunan, tetapi juga menunjukkan kemajuan nyata dalam pengembangan ekosistem, khususnya sektor kesehatan. Sejalan dengan capaian tersebut, saya ingin mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus mempercepat pengembangan KEK ETKI Banten agar dapat memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional, khususnya dalam menghadirkan layanan kesehatan internasional yang mampu meningkatkan kualitas layanan di dalam negeri serta menahan aliran devisa ke luar negeri,” paparnya.
Sementara itu, Anna Budiman, CEO Commercial BSD Sinar Mas Land mengatakan, Medical Suites telah mencapai tahap topping off sebagai penanda penyelesaian struktur utama bangunan.
“Setelah sukses mengembangkan proyek Biomedical Campus (BMC), Medical Suites kami rancang sebagai living ecosystemyang mengintegrasikan layanan medis, pendidikan, dan inovasi. Kami berharap kehadirannya dapat mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan Indonesia menuju standar internasional, sekaligus menjadibenchmark baru yang kompetitif di tingkat regional dan global. Pengembangan ini juga diharapkan dapat menarik kolaborasi dengan mitra internasional serta memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi layanan kesehatan berkualitas. Medical Suites ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal IV 2026,” ungkapnya.
Medical Suites menjadi proyek kedua yang dikembangkan oleh PT Surya Inter Wisesa di sektor kesehatan, setelah keberhasilan pembangunan Biomedical Campus (BMC).
Saat ini, Tower Science pada BMC telah mencapai tingkat hunian penuh (100 persen), didukung oleh tenant yang telah mengantongi izin operasional serta tenaga medis asing yang telah memiliki izin praktik.
Kehadiran Medical Suites dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar terhadap fasilitas layanan kesehatan siap pakai, terutama bagi investor asing yang ingin segera memulai operasional di dalam kawasan KEK.
Ke depan, kawasan D-HUB SEZ juga akan diperkuat dengan kehadiran institusi strategis seperti universitas kedokteran, pusat laboratorium, layanan diagnostik, hingga klinik spesialis.
Secara fisik, gedung Medical Suites memiliki enam lantai dengan luas bangunan hampir mencapai 20.000 meter persegi.
Fasilitas ini menyediakan unit sewa fleksibel mulai dari 200 hingga 2.600 meter persegi.
Dari sisi teknis, bangunan ini telah memenuhi standar Biosafety Level 2 (BSL-2) untuk mendukung keamanan laboratorium dan layanan medis.
Selain itu, Medical Suites dilengkapi dengan sistem ventilasi alami yang optimal, dukungan listrik penuh melalui genset cadangan, serta kapasitas beban lantai tinggi yang mampu menampung peralatan medis berteknologi canggih.
Spesifikasi tersebut memungkinkan fasilitas ini mendukung berbagai aktivitas, mulai dari layanan kesehatan hingga penelitian dan inovasi medis.
Berlokasi di D-HUB SEZ BSD City, Medical Suites juga menawarkan berbagai insentif bagi investor, baik domestik maupun internasional.
Fasilitas tersebut mencakup pembebasan pajak penghasilan badan, PPN, PPnBM, hingga bea masuk.
Selain itu, kemudahan juga diberikan dalam perizinan tenaga medis asing, impor alat kesehatan, serta fleksibilitas klasifikasi fasilitas layanan kesehatan.
Keunggulan lainnya adalah posisi strategis yang berada dalam ekosistem inovasi, berdampingan dengan startup, inkubator, dan akselerator teknologi.
Hal ini membuka peluang kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.
Dari sisi konektivitas, kawasan ini terhubung dengan berbagai pusat aktivitas di BSD City, mulai dari pusat perbelanjaan, perkantoran, hingga fasilitas pendidikan nasional dan internasional.
Akses transportasi juga didukung jaringan tol utama serta layanan transportasi publik seperti bus dan KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk dan Stasiun Jatake.
Ke depan, aksesibilitas akan semakin meningkat dengan rencana pengembangan jalur MRT Lebak Bulus–Serpong.








