Aisvara.id – Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus mengingatkan para jemaah haji Indonesia untuk menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul tingginya suhu udara di Madinah dan Makkah yang mencapai 38 hingga 42 derajat Celsius.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha mengatakan, hingga saat ini tercatat 170 jemaah telah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).
Selain itu, sebanyak 352 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi dan 77 jemaah masih menjalani perawatan.
“Jemaah kami imbau untuk mengatur aktivitas ibadah sesuai kemampuan, memperbanyak minum air, menggunakan pelindung diri, dan segera melapor apabila mengalami gangguan kesehatan. Menjaga kesehatan adalah bagian penting dari kesiapan menuju puncak haji,” tegas Ichsan.
Kemenhaj meminta seluruh jemaah agar tidak memaksakan diri saat beribadah dan lebih memperhatikan kondisi fisik, terutama bagi lansia dan jemaah dengan riwayat penyakit tertentu.
Sementara itu, berdasarkan data hingga 8 Mei 2026, tercatat sebanyak 20 jemaah wafat di Arab Saudi.
Kemenhaj menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga jemaah dan memastikan seluruh hak layanan bagi jemaah wafat telah dipenuhi sesuai prosedur yang berlaku.
Selain itu, Kemenhaj juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas haji Indonesia yang terus bekerja memberikan pelayanan kepada jemaah selama pelaksanaan ibadah haji berlangsung.
“Haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan bukan sekadar slogan, tetapi komitmen pelayanan yang terus kami wujudkan di lapangan,” tutup Ichsan.








