• Login
Saturday, April 25, 2026
Aisvara
  • Home
  • News Update
  • Umum
  • Teknologi
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Aisvara
  • Home
  • News Update
  • Umum
  • Teknologi
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Aisvara
No Result
View All Result

Catcalling Masih Marak di Ruang Publik, Ini Dampak dan Cara Menyikapinya

Pelecehan verbal di jalanan kerap dianggap sepele, padahal berdampak serius pada psikologis korban

LANI by LANI
April 25, 2026
in News Update, Umum
0
Ilustrasi catcalling

Ilustrasi catcalling. Foto: NET

Share on FacebookShare on Twitter

Aisvara.id – “Hey, Cantik”, “Wih, seksi banget sih”, mungkin beberapa wanita pernah mendengarkan kalimat-kalimat ini saat berjalan di trotoar atau berada di angkutan umum.

Jika disampaikan dengan gestur menggoda, siulan, atau teriakan, tindakan tersebut bisa dikategorikan sebagai catcalling.

You might also like

Layanan Konsumsi Haji 2026 di Madinah Terapkan Distribusi Langsung ke Hotel

Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka Piala Uber 2026

Indonesia Libas Aljazair 5-0, Debut Manis Raymond/Joaquin di Piala Thomas

Fenomena catcalling hingga kini masih kerap terjadi di ruang publik. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, perilaku ini juga berpotensi memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis korban.

Lantas, seperti apa sebenarnya catcalling dan bagaimana cara meresponsnya?

Catcalling merupakan salah satu bentuk pelecehan seksual dalam kategori street harassment, yaitu tindakan melontarkan komentar bernuansa sensual atau menggoda di tempat umum.

Pelaku dari tindakan ini dikenal sebagai catcaller.

Meskipun lebih sering dialami oleh perempuan, laki-laki juga tidak sepenuhnya terbebas dari risiko menjadi korban.

Dampak dari catcalling tidak bisa dianggap remeh, karena dapat memicu rasa takut, cemas, hingga menurunkan kepercayaan diri.

Sayangnya, masih ada anggapan di masyarakat yang menganggap perilaku ini sekadar candaan atau hal sepele.

Dalam praktiknya, catcalling kerap dilakukan dengan nada yang terkesan ramah, namun disertai gestur yang tidak pantas.

Tindakan ini bisa dilakukan secara individu maupun berkelompok.

Bentuknya beragam, mulai dari komentar bernada pujian seperti “Selamat pagi, Cantik” atau “Wangi banget sih, mau ke mana?”, hingga ucapan yang bersifat sensual seperti “Bagus banget sih badannya, nengok dong.”

Selain itu, catcalling juga bisa berupa gestur vulgar seperti berkedip, bersiul, memberikan tatapan bernuansa seksual, menggigit bibir, menjulurkan lidah, hingga membuat suara ciuman.

Dalam beberapa kasus, pelaku bahkan menghalangi jalan korban atau menguntit hingga ke tujuan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa sebagian pelaku menganggap tindakan tersebut hanya sebagai bentuk iseng atau spontanitas tanpa niat menyakiti.

Ada pula yang melakukannya untuk menunjukkan ketertarikan dan berharap respons positif dari korban, seperti senyuman atau balasan ucapan.

Namun, tidak sedikit pelaku yang justru mengharapkan reaksi negatif seperti rasa takut atau marah.

Bahkan, dalam kasus tertentu, tindakan ini dipicu oleh sikap misoginis atau penolakan terhadap nilai-nilai kesetaraan gender.

Bagi korban, catcalling dapat menimbulkan berbagai dampak emosional seperti rasa malu, marah, takut, hingga rendah diri.

Dalam kondisi tertentu, pengalaman tersebut bisa meninggalkan trauma yang memicu reaksi fisik seperti mual, mati rasa, atau kesulitan bernapas saat mengingat kejadian.

Jika terjadi berulang, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi gangguan stres pascatrauma (PTSD).

Untuk menyikapi catcalling, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.

Korban dapat menegur pelaku secara tegas namun tetap tenang, sebagai bentuk penegasan bahwa tindakan tersebut tidak dapat diterima.

Jika merasa diikuti, sebaiknya tetap berada di area ramai agar lebih mudah meminta bantuan.

Apabila kejadian terjadi berulang, korban disarankan melaporkannya kepada petugas keamanan atau pihak berwenang.

Menghindari lokasi yang rawan serta tidak bepergian sendirian juga dapat menjadi langkah pencegahan tambahan.

Meski tidak mudah untuk sepenuhnya menghindari catcalling, membiarkan perilaku tersebut tanpa respons dapat membuat pelaku semakin berani.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran bahwa catcalling bukanlah candaan, melainkan bentuk pelecehan yang harus dihentikan.

Tags: CatcallingPelecehan Seksual
LANI

LANI

Related Posts

Sistem pengantaran langsung ke hotel dinilai memudahkan jemaah, khususnya lansia, karena tidak perlu keluar untuk mencari konsumsi.

Layanan Konsumsi Haji 2026 di Madinah Terapkan Distribusi Langsung ke Hotel

by LANI
April 25, 2026
0

Aisvara.id - Pelayanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia tahun 2026 di Kota Madinah disusun secara sistematis melalui skema distribusi langsung...

Pebulutangkis tunggal putri, Putri Kusuma Wardani

Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka Piala Uber 2026

by LANI
April 25, 2026
0

Aisvara.id - Tim Uber Indonesia akan memulai perjuangan di Grup C dengan menghadapi Kanada pada Sabtu (25/4/2026). Menghadapi laga perdana...

Pasangan ganda putra Indonesia, Nikolaus Joaquin/Raymond Indra

Indonesia Libas Aljazair 5-0, Debut Manis Raymond/Joaquin di Piala Thomas

by LANI
April 25, 2026
0

Aisvara.id - Tim bulu tangkis Indonesia membuka langkah di fase grup Piala Thomas 2026 dengan kemenangan telak 5-0 atas Aljazair...

Gramedia menggelar Festival Literasi Anak Rimba Kata 2026 yang akan berlangsung pada 28 April hingga 3 Mei 2026 di Bintaro Xchange Mall 2.

Gramedia Luncurkan Festival Rimba Kata 2026, Dorong Literasi Anak Lebih Interaktif

by LANI
April 23, 2026
0

Aisvara.id - Menjawab tantangan literasi anak di tengah derasnya arus digital, Gramedia resmi memperkenalkan Festival Literasi Anak Rimba Kata 2026....

Related Post

Pertemuan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dengan Minister for Manpower Singapura.

Ekspor Listrik Hijau ke Singapura Jadi Magnet Investasi Industri Teknologi di Kepri

March 18, 2026
Pertamina menaikkan harga BBM non-subsidi per 18 April 2026. Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex

Harga BBM Non-Subsidi Naik per 18 April, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400 per Liter

April 18, 2026
Politeknik STIA LAN Jakarta menggelar pelatihan Artificial Intelligence (AI) bersama Dekan Fasilkom UI Prof. Wisnu Jatmiko

Politeknik STIA LAN Jakarta Bekali Sivitas Akademika dengan Pelatihan AI, Tekankan Etika Akademik

January 28, 2026

Category

  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News Update
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Teknologi
  • Umum
  • Uncategorized

Tags

#indonesia Ai Artificial Intelligence Arus Balik Arus Mudik BBM BMKG BRIN Cuaca Digital DPR DPR RI Era Digital Event Hotel Fakultas Hukum UI Haji Haji Indonesia Harga Plastik Hotel Santika Ibadah Haji Idul Fitri 1447 H ITB Jasa Marga Kemenag Kemenhub Kesehatan Komdigi Korlantas Korlantas Polri Makan Bergizi Gratis Mudik Mudik 2026 Mudik Lebaran 2026 Olahraga Pelecehan Seksual Plastik Prabowo Subianto Presiden Puasa Ramadan 2026 Sampah Teknologi THR Tips Kesehatan UMKM

Nenas Place
Jl. Bintaro Utama 3A, Pd. Karya, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten

admin@aisvara.id
Lani.F@aisvara.id

Categories

  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News Update
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Teknologi
  • Umum
  • Uncategorized

Browse by Tag

#indonesia Ai Artificial Intelligence Arus Balik Arus Mudik BBM BMKG BRIN Cuaca Digital DPR DPR RI Era Digital Event Hotel Fakultas Hukum UI Haji Haji Indonesia Harga Plastik Hotel Santika Ibadah Haji Idul Fitri 1447 H ITB Jasa Marga Kemenag Kemenhub Kesehatan Komdigi Korlantas Korlantas Polri Makan Bergizi Gratis Mudik Mudik 2026 Mudik Lebaran 2026 Olahraga Pelecehan Seksual Plastik Prabowo Subianto Presiden Puasa Ramadan 2026 Sampah Teknologi THR Tips Kesehatan UMKM

Recent Posts

  • Catcalling Masih Marak di Ruang Publik, Ini Dampak dan Cara Menyikapinya
  • Layanan Konsumsi Haji 2026 di Madinah Terapkan Distribusi Langsung ke Hotel
  • Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka Piala Uber 2026
  • Indonesia Libas Aljazair 5-0, Debut Manis Raymond/Joaquin di Piala Thomas
  • Gramedia Luncurkan Festival Rimba Kata 2026, Dorong Literasi Anak Lebih Interaktif
  • Dorong Industri Lokal, Pakar ITB Soroti Ketergantungan Impor Mobil Listrik
  • Keselamatan Pasukan Jadi Prioritas, Indonesia Soroti Situasi UNIFIL di Lebanon

© 2026 aisvara.id - by Rezy

No Result
View All Result
  • Home
  • News Update
  • Umum
  • Teknologi
  • Nasional
  • Politik
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 aisvara.id - by Rezy

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In