Wednesday, June 10, 2026
Aisvara.id
  • Home
  • News Update
  • Nasional
  • Umum
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Politik
No Result
View All Result
Aisvara.id
  • Home
  • News Update
  • Nasional
  • Umum
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Politik
No Result
View All Result
Aisvara.id
No Result
View All Result

Catcalling Masih Marak di Ruang Publik, Ini Dampak dan Cara Menyikapinya

Pelecehan verbal di jalanan kerap dianggap sepele, padahal berdampak serius pada psikologis korban

LANI by LANI
April 25, 2026
in Umum
277
Ilustrasi catcalling

Ilustrasi catcalling. Foto: NET

1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Aisvara.id – “Hey, Cantik”, “Wih, seksi banget sih”, mungkin beberapa wanita pernah mendengarkan kalimat-kalimat ini saat berjalan di trotoar atau berada di angkutan umum.

Jika disampaikan dengan gestur menggoda, siulan, atau teriakan, tindakan tersebut bisa dikategorikan sebagai catcalling.

You might also like

Mitigasi Hantavirus Andes Diminta Diperkuat di Seluruh Pintu Masuk Indonesia

147 Siswa SRMA 33 Tangsel Ikuti Outing Class Membuat Pizza Bersama Chef

Meutya Hafid Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza

Fenomena catcalling hingga kini masih kerap terjadi di ruang publik. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, perilaku ini juga berpotensi memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis korban.

Lantas, seperti apa sebenarnya catcalling dan bagaimana cara meresponsnya?

Catcalling merupakan salah satu bentuk pelecehan seksual dalam kategori street harassment, yaitu tindakan melontarkan komentar bernuansa sensual atau menggoda di tempat umum.

Pelaku dari tindakan ini dikenal sebagai catcaller.

Meskipun lebih sering dialami oleh perempuan, laki-laki juga tidak sepenuhnya terbebas dari risiko menjadi korban.

Dampak dari catcalling tidak bisa dianggap remeh, karena dapat memicu rasa takut, cemas, hingga menurunkan kepercayaan diri.

Sayangnya, masih ada anggapan di masyarakat yang menganggap perilaku ini sekadar candaan atau hal sepele.

Dalam praktiknya, catcalling kerap dilakukan dengan nada yang terkesan ramah, namun disertai gestur yang tidak pantas.

Tindakan ini bisa dilakukan secara individu maupun berkelompok.

Bentuknya beragam, mulai dari komentar bernada pujian seperti “Selamat pagi, Cantik” atau “Wangi banget sih, mau ke mana?”, hingga ucapan yang bersifat sensual seperti “Bagus banget sih badannya, nengok dong.”

Selain itu, catcalling juga bisa berupa gestur vulgar seperti berkedip, bersiul, memberikan tatapan bernuansa seksual, menggigit bibir, menjulurkan lidah, hingga membuat suara ciuman.

Dalam beberapa kasus, pelaku bahkan menghalangi jalan korban atau menguntit hingga ke tujuan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa sebagian pelaku menganggap tindakan tersebut hanya sebagai bentuk iseng atau spontanitas tanpa niat menyakiti.

Ada pula yang melakukannya untuk menunjukkan ketertarikan dan berharap respons positif dari korban, seperti senyuman atau balasan ucapan.

Namun, tidak sedikit pelaku yang justru mengharapkan reaksi negatif seperti rasa takut atau marah.

Bahkan, dalam kasus tertentu, tindakan ini dipicu oleh sikap misoginis atau penolakan terhadap nilai-nilai kesetaraan gender.

Bagi korban, catcalling dapat menimbulkan berbagai dampak emosional seperti rasa malu, marah, takut, hingga rendah diri.

Dalam kondisi tertentu, pengalaman tersebut bisa meninggalkan trauma yang memicu reaksi fisik seperti mual, mati rasa, atau kesulitan bernapas saat mengingat kejadian.

Jika terjadi berulang, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi gangguan stres pascatrauma (PTSD).

Untuk menyikapi catcalling, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.

Korban dapat menegur pelaku secara tegas namun tetap tenang, sebagai bentuk penegasan bahwa tindakan tersebut tidak dapat diterima.

Jika merasa diikuti, sebaiknya tetap berada di area ramai agar lebih mudah meminta bantuan.

Apabila kejadian terjadi berulang, korban disarankan melaporkannya kepada petugas keamanan atau pihak berwenang.

Menghindari lokasi yang rawan serta tidak bepergian sendirian juga dapat menjadi langkah pencegahan tambahan.

Meski tidak mudah untuk sepenuhnya menghindari catcalling, membiarkan perilaku tersebut tanpa respons dapat membuat pelaku semakin berani.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran bahwa catcalling bukanlah candaan, melainkan bentuk pelecehan yang harus dihentikan.

Tags: CatcallingPelecehan Seksual
LANI

LANI

Related Posts

Ilustrasi virus yang muncul dari tikus.

Mitigasi Hantavirus Andes Diminta Diperkuat di Seluruh Pintu Masuk Indonesia

by LANI
June 8, 2026
0

Aisvara.id - Langkah mitigasi nasional dinilai perlu segera diperkuat untuk mencegah masuknya hantavirus varian Andes ke Indonesia. Pengawasan di seluruh...

Sebanyak 147 siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Tangerang Selatan mengikuti outing class memasak pizza bersama Danish Culinary School di Kandank Jurank Doang, Ciputat.

147 Siswa SRMA 33 Tangsel Ikuti Outing Class Membuat Pizza Bersama Chef

by LANI
June 8, 2026
0

Aisvara.id - Sebanyak 147 siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 33 Tangerang Selatan mengikuti kegiatan outing class bersama Danish Culinary...

Jurnalis Republika, Bambang Noroyono. Foto: Instagram Republika

Meutya Hafid Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan Gaza

by LANI
June 8, 2026
0

Aisvara.id - Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat serta menahan rombongan misi...

Kapal misi bantuan ke Gaza

Kemlu RI Desak Israel Bebaskan Kapal Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla

by LANI
June 8, 2026
0

Aisvara.id - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mendesak Israel segera membebaskan seluruh kapal beserta awak yang tergabung dalam misi kemanusiaan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia

Poltek Nuklir BRIN Buka PMB Jalur Ujian Tulis 2026/2027

April 22, 2026
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melepas 10.000 mahasiswa mengikuti program mahasiswa berdampak dalam pemulihan dampak bencana Sumatra di Auditorium Universitas Negeri Medan, Rabu (28/1).

10.000 Mahasiswa Turun ke Lokasi Bencana, Kemdiktisaintek Dorong Pemulihan Sumatra Berbasis Inovasi

January 30, 2026
Klinik Utama GP+ Medical & Paincare (managed by Singapore Paincare) resmi diluncurkan di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta.

Klinik GP+ Medical & Paincare Hadir di Jakarta, Tawarkan Terapi Nyeri Tanpa Operasi

April 28, 2026

Category

  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News Update
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Teknologi
  • Umum
  • Uncategorized

Tags

#indonesia Ai Argo Bromo Anggrek Artificial Intelligence Arus Balik Arus Mudik BBM BMKG BRIN DPR DPR RI El Nino Godzilla Era Digital Event Hotel Fakultas Hukum UI Haji Haji Indonesia Harga Plastik Hotel Santika Ibadah Haji Idul Fitri 1447 H Jasa Marga KAI Kemenag Kemenhaj Kemenhub Kesehatan Komdigi Korlantas KRL Mudik Mudik 2026 Mudik Lebaran 2026 Pelecehan Seksual Pendidikan Plastik Prabowo Subianto Presiden Puasa Ramadan 2026 Sampah Stasiun Bekasi Timur Teknologi Tips Kesehatan UMKM

About

Portal berita dan informasi digital yang menyajikan update terkini seputar AI, teknologi, isu nasional, pemerintahan, dan olahraga. Website ini memiliki struktur kategori yang jelas, sistem multi-penulis, fitur pencarian dan filter, serta fokus pada berita real-time, tren, dan inovasi digital.

Categories

  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News Update
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Teknologi
  • Umum
  • Uncategorized

Browse by Tag

#indonesia Ai Argo Bromo Anggrek Artificial Intelligence Arus Balik Arus Mudik BBM BMKG BRIN DPR DPR RI El Nino Godzilla Era Digital Event Hotel Fakultas Hukum UI Haji Haji Indonesia Harga Plastik Hotel Santika Ibadah Haji Idul Fitri 1447 H Jasa Marga KAI Kemenag Kemenhaj Kemenhub Kesehatan Komdigi Korlantas KRL Mudik Mudik 2026 Mudik Lebaran 2026 Pelecehan Seksual Pendidikan Plastik Prabowo Subianto Presiden Puasa Ramadan 2026 Sampah Stasiun Bekasi Timur Teknologi Tips Kesehatan UMKM

Recent Posts

  • Ramada Serpong Perkuat Relasi Korporasi Lewat Corporate Gathering Bertema Confidence is The New Beauty
  • Long Weekend Makin Seru, Atria Gading Serpong Tawarkan Paket Liburan Keluarga

© 2026 aisvara.id - News Portal All Right Reserved. Made by rezy

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News Update
  • Umum
  • Bisnis
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
  • Nasional
  • Teknologi
  • Lifestyle

© 2026 aisvara.id - News Portal All Right Reserved. Made by rezy