Monday, November 2, 2026
Aisvara.id
  • Home
  • News Update
  • Nasional
  • Umum
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Politik
No Result
View All Result
Aisvara.id
  • Home
  • News Update
  • Nasional
  • Umum
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Politik
No Result
View All Result
Aisvara.id
No Result
View All Result

Tata Kelola PI 10 Persen Migas Didorong Lebih Transparan dan Berkepastian Hukum

LANI by LANI
July 1, 2026
in News Update, Umum
278
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Aisvara.id – Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) bersama PT Jakarta OSES Energi (JOE) terus mendorong pembenahan tata kelola Participating Interest (PI) 10 persen di sektor minyak dan gas bumi.

Upaya tersebut menjadi fokus dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Penguatan dan Kepastian Hukum Pengelolaan Participating Interest (PI) 10% Sesuai Ketentuan Perundang-undangan” yang digelar di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Selasa (30/6/2026).

You might also like

Siloam Hospitals Mampang Hadirkan 7 Program Skrining Tulang dan Sendi

Dari Meeting hingga Pernikahan, Atria Hotel Gading Serpong Tawarkan Venue Elegan

Inhealth dan ARSKI Perkuat Sinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan

Kegiatan tersebut menghadirkan Auditor Utama Keuangan Negara VII BPK Akhsanul Khaq, Direktur Pengawasan BLU, BUMD, dan BUMDesa BPKP Heru Tarsila, Kasatgas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK Harun Hidayat, Jaksa Ahli Utama Jamdatun Kejaksaan Dr. M. Idris F. Sihite, Guru Besar Akuntansi Dr. Dwi Martani, serta Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jambi Alfian.

Dalam forum itu, Kasatgas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK Harun Hidayat menyoroti pelaksanaan kebijakan PI 10 persen yang sejatinya dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan daerah penghasil migas.

Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari lemahnya tata kelola, perbedaan persepsi antar pemangku kepentingan, hingga potensi terjadinya tindak pidana korupsi.

Menurut Harun, persoalan tata kelola menjadi faktor utama yang kerap menyeret pengelolaan PI ke ranah hukum.

“Banyak perkara korupsi berawal dari rusaknya tata kelola dan hubungan antarpihak yang semula bekerja sama. Mari kita bangun sistem yang baik. Ketika sistem sudah disepakati bersama, jalankan secara konsisten. Jangan ragu untuk berkomunikasi dan membangun tata kelola yang benar,” ujar Harun di lokasi, Selasa, 30 Juni 2026.

Ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sistem pengawasan, membangun budaya antikorupsi, serta mengedepankan komunikasi yang terbuka guna mencegah penyimpangan sejak tahap awal.

Dalam paparannya, KPK mengidentifikasi tiga persoalan utama dalam implementasi PI 10 persen.

Persoalan pertama adalah masih adanya perbedaan pandangan mengenai waktu pelaksanaan dan penerimaan PI, termasuk mekanisme pembagian wilayah lintas reservoir (cross border reservoir).

Permasalahan kedua berkaitan dengan lemahnya tata kelola, yang meliputi aspek koordinasi, pengawasan, regulasi, transparansi, akuntabilitas, hingga strategi bisnis BUMD yang dinilai belum berjalan optimal.

“Ketiga, berbagai celah tersebut membuka ruang terjadinya tindak pidana korupsi dalam pengelolaan PI 10 persen,” ucapnya.

Selain itu, KPK juga memetakan 11 isu strategis yang memerlukan perhatian. Isu tersebut mencakup akuntabilitas pelaporan produksi migas, perbedaan antara laba bersih kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) dengan penerimaan PI, transparansi komunikasi antara BUMD dan KKKS, mekanisme pembentukan BUMD, hingga pembagian kepemilikan saham antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

Sebagai solusi, KPK merekomendasikan penguatan kelembagaan BUMD, sinkronisasi tata kelola keuangan, digitalisasi sistem informasi PI, serta peningkatan pengawasan melalui audit internal maupun eksternal.

Sementara itu, Jaksa Ahli Utama Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung, Dr. M. Idris F. Sihite, menilai pengelolaan PI 10 persen membutuhkan pedoman hukum yang lebih jelas agar tidak memunculkan multitafsir dalam pelaksanaannya.

Ia mengusulkan agar ADPMET menyusun pedoman yang mengatur aktivitas yang diperbolehkan maupun yang dilarang dalam pengelolaan PI dengan melibatkan auditor keuangan, auditor hukum, BPKP, serta Kejaksaan.

“Kalau memang ada hal-hal yang masih menimbulkan tafsir, libatkan auditor keuangan maupun auditor hukum. Yang penting pengelola BUMD bisa fokus mengembangkan usaha dan memperoleh keuntungan tanpa dibayangi persoalan hukum,” ujar Idris.

Idris juga mengingatkan agar penggunaan dana perusahaan tetap diarahkan untuk kepentingan bisnis migas dan tidak dialokasikan pada kegiatan yang tidak berkaitan langsung dengan operasional perusahaan.

Menurutnya, penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta kepatuhan terhadap rule of law menjadi fondasi penting untuk mengurangi risiko pidana, sengketa perdata, maupun kerugian keuangan negara.

Ia mengungkapkan hingga saat ini realisasi PI di berbagai wilayah kerja migas baru mencapai sekitar 16 persen.

Selain capaian yang masih rendah, pengelolaannya juga dihadapkan pada sengketa antarpemerintah daerah, hambatan birokrasi, konflik sosial, serta keterbatasan kapasitas sumber daya manusia di BUMD.

Karena itu, Kejaksaan mendorong penguatan budaya kepatuhan (compliance), mitigasi risiko hukum, dan pendampingan hukum bagi pemerintah daerah serta BUMD agar pengelolaan PI berlangsung secara transparan, profesional, dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi daerah penghasil migas.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengawasan BLU, BUMD, dan BUMDesa BPKP Heru Tarsila memaparkan hasil pengawasan terhadap 688 BUMD pada Tahun Buku 2024.

Hasil evaluasi menunjukkan sebanyak 121 BUMD atau 17,59 persen berada di zona merah karena mengalami kerugian selama tiga tahun berturut-turut dengan total kerugian mencapai Rp1,19 triliun.

Sebanyak 341 BUMD masuk kategori zona kuning dengan kondisi keuangan yang masih fluktuatif, sedangkan 226 BUMD berhasil berada di zona hijau dengan total laba bersih mencapai Rp3,36 triliun.

BPKP menilai lemahnya penerapan Governance, Risk Management, and Compliance (GRC) menjadi penyebab utama belum optimalnya kinerja sejumlah BUMD.

Untuk itu, BPKP merekomendasikan penguatan komitmen kepala daerah sebagai pemegang saham, peningkatan independensi satuan pengawas internal, penerapan sistem antikecurangan, penguatan manajemen risiko, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan Participating Interest (PI) 10 persen.

Tags: KPKMigas
LANI

LANI

Related Posts

Siloam Hospitals Mampang memperkuat layanan orthopaedi terpadu dengan mengembangkan Fracture Liaison Service (FLS)

Siloam Hospitals Mampang Hadirkan 7 Program Skrining Tulang dan Sendi

by LANI
October 31, 2026
0

Aisvara.id - Osteoporosis masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius, terutama pada kelompok usia lanjut. International...

Dari Meeting hingga Pernikahan, Atria Hotel Gading Serpong Tawarkan Venue Elegan

Dari Meeting hingga Pernikahan, Atria Hotel Gading Serpong Tawarkan Venue Elegan

by LANI
October 27, 2026
0

Aisvara.id - Memilih lokasi yang sesuai menjadi faktor penting dalam menyukseskan sebuah acara. Selain fasilitas yang memadai, kenyamanan, suasana, dan...

Inhealth dan ARSKI Perkuat Sinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan

Inhealth dan ARSKI Perkuat Sinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan

by LANI
October 27, 2026
0

Aisvara.id - PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Inhealth) memperkuat kerja sama dengan Asosiasi Rumah Sakit Kemenkes Indonesia (ARSKI) untuk meningkatkan...

L-Men merayakan 25 tahun melalui inovasi nutrisi berbasis sains, kegiatan olahraga di 25 NutriHub. Di Tangerang, NutriHub Serpong melibatkan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia serta komunitas SWAT Calisthenics Tangerang pada Minggu (25/10/2026)

L-Men Rayakan 25 Tahun dengan Semangat “Stronger For More”

by LANI
October 27, 2026
0

Aisvara.id - L-Men menandai perjalanan 25 tahun di industri nutrisi dengan memperkuat komitmen dalam mendukung gaya hidup sehat dan aktif...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Insersi Kurikulum Pendidikan Perkoperasian, di Balai Pelatihan Koperasi dan UKM Jateng, Kota Semarang, Selasa (5/5/2026).

Jateng Dorong Kurikulum Koperasi Masuk Sekolah

June 8, 2026
Insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Kecelakaan KRL dan Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, Green SM Indonesia Sampaikan Pernyataan Resmi

April 28, 2026
Ilustrasi beras

Ancaman Krisis Pangan Global 2026 Menguat, Indonesia Percepat Jalan Menuju Swasembada

June 8, 2026

Category

  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News Update
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Teknologi
  • Umum
  • Uncategorized

Tags

#indonesia Ai Artificial Intelligence Arus Mudik BMKG BRIN DPR DPR RI Event Hotel Fakultas Hukum UI GIIAS GIIAS 2026 Haji Haji Indonesia Harga Plastik Hotel Santika Ibadah Haji Idul Fitri 1447 H KAI Kemarau Kemenag Kemenhaj Kemenhub Kesehatan Komdigi Kota Tangerang Makan Bergizi Gratis Mudik Mudik 2026 Mudik Lebaran 2026 Olahraga Pameran Otomotif Pelecehan Seksual Pendidikan Piala Dunia 2026 Plastik Prabowo Subianto Presiden Puasa Ramadan 2026 Sampah Sinar Mas Land Teknologi Tips Kesehatan UMKM

About

Portal berita dan informasi digital yang menyajikan update terkini seputar AI, teknologi, isu nasional, pemerintahan, dan olahraga. Website ini memiliki struktur kategori yang jelas, sistem multi-penulis, fitur pencarian dan filter, serta fokus pada berita real-time, tren, dan inovasi digital.

Categories

  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News Update
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Teknologi
  • Umum
  • Uncategorized

Browse by Tag

#indonesia Ai Artificial Intelligence Arus Mudik BMKG BRIN DPR DPR RI Event Hotel Fakultas Hukum UI GIIAS GIIAS 2026 Haji Haji Indonesia Harga Plastik Hotel Santika Ibadah Haji Idul Fitri 1447 H KAI Kemarau Kemenag Kemenhaj Kemenhub Kesehatan Komdigi Kota Tangerang Makan Bergizi Gratis Mudik Mudik 2026 Mudik Lebaran 2026 Olahraga Pameran Otomotif Pelecehan Seksual Pendidikan Piala Dunia 2026 Plastik Prabowo Subianto Presiden Puasa Ramadan 2026 Sampah Sinar Mas Land Teknologi Tips Kesehatan UMKM

Recent Posts

  • Siloam Hospitals Mampang Hadirkan 7 Program Skrining Tulang dan Sendi
  • Dari Meeting hingga Pernikahan, Atria Hotel Gading Serpong Tawarkan Venue Elegan

© 2026 aisvara.id - News Portal All Right Reserved. Made by rezy

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News Update
  • Umum
  • Bisnis
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
  • Nasional
  • Teknologi
  • Lifestyle

© 2026 aisvara.id - News Portal All Right Reserved. Made by rezy