Aisvara.id – Provinsi Banten dipastikan memperoleh alokasi anggaran untuk pembangunan empat flyover dan underpass di perlintasan sebidang kereta api.
Infrastruktur tersebut akan dibangun di kawasan Cisauk, Serpong, Jombang, dan Bintaro sebagai upaya mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Informasi tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Fauzi.
Menurut Fauzi, empat lokasi tersebut menjadi titik prioritas karena hampir setiap pagi mengalami kepadatan lalu lintas yang dipicu tingginya frekuensi perjalanan kereta api.
Sebagai legislator yang mewakili daerah pemilihan Banten, Fauzi mengaku memahami kondisi masyarakat yang setiap hari harus menghadapi antrean panjang di sejumlah perlintasan sebidang, termasuk di kawasan Pasar Serpong dan Cisauk.
“Saya bersyukur banget ini dan saya akan segera meluncur, berjuang ketemu Gubernur Banten, Wali Kota Tangerang Selatan, dan Bupati Lebak agar segera bisa diselesaikan lahannya. Kalau lahan sudah disiapkan, menurut saya tinggal dibangunnya akan lebih gampang sekali,” pungkasnya dikutip Sabtu (4/7/2026).
Komisi V DPR RI menargetkan pembangunan empat flyover dan underpass tersebut dapat diselesaikan pada 2027.
Namun, realisasi proyek sangat bergantung pada kesiapan pemerintah daerah dalam menyelesaikan proses pembebasan lahan sebelum pembangunan fisik dimulai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan PT KAI.
Fauzi menegaskan percepatan pembebasan lahan menjadi faktor penting agar proyek tidak mengalami keterlambatan.
Menurutnya, keberadaan flyover maupun underpass dibutuhkan untuk mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang sekaligus mengatasi kemacetan yang selama ini kerap terjadi di wilayah tersebut.
Ia berharap seluruh pihak dapat bersinergi sehingga pembangunan infrastruktur tersebut segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan di kawasan penyangga Jakarta.








