Sunday, August 30, 2026
Aisvara.id
  • Home
  • News Update
  • Nasional
  • Umum
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Politik
No Result
View All Result
Aisvara.id
  • Home
  • News Update
  • Nasional
  • Umum
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Politik
No Result
View All Result
Aisvara.id
No Result
View All Result

Mentan Amran Temukan Ketidaksesuaian Program Bibit Kelapa di Manado

Inspeksi lapangan menemukan bibit tidak layak, selisih data penanaman, hingga pengelolaan kebun yang belum optimal. Mentan meminta pengawasan diperketat dan penyimpangan ditindak tegas.

LANI by LANI
June 8, 2026
in Nasional
282
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program pembibitan kelapa di Manado, Sulawesi Utara

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program pembibitan kelapa di Manado, Sulawesi Utara. Foto: Kementan

1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Aisvara.id – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menemukan sejumlah ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program pembibitan kelapa di Manado, Sulawesi Utara.

Temuan tersebut diperoleh saat melakukan inspeksi langsung di Desa Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Jumat (1/5).

You might also like

Pariwisata Indonesia Tumbuh Positif pada Semester I 2026

Prabowo dan PM Thailand Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis di Berbagai Sektor

Indonesia dan Kamboja Bentuk Indonesia Desk untuk Perangi Online Scam

Dalam kunjungannya, Mentan Amran menyoroti berbagai persoalan mendasar yang dinilai perlu segera diperbaiki.

Permasalahan itu meliputi kualitas bibit yang tidak memenuhi standar, perbedaan data administrasi dengan kondisi di lapangan, hingga pengelolaan kebun yang dinilai belum optimal.

“Ada bibit kecil yang tidak layak. Itu dari bibitnya saja. Benihnya saja sudah tidak layak. Kami suruh ganti,” ujarnya.

Selain kualitas bibit, Mentan juga menemukan adanya selisih cukup besar antara laporan dan kondisi riil di lapangan.

“Laporannya 48 ribu. Kami temukan ternyata hanya kurang lebih 17 ribu. Ini harus ditambah,” tegasnya.

Menurutnya, kondisi pemeliharaan tanaman yang belum sesuai standar berpotensi menghambat keberhasilan program pembibitan yang tengah dijalankan pemerintah.

Atas temuan tersebut, Amran meminta aparat penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan secara terbuka guna memastikan tidak ada pelanggaran dalam pelaksanaan program.

“Kami minta kepada reskrim, polres. Ini diperiksa. Kita harus berani membuka diri,” katanya.

Ia menekankan bahwa proses evaluasi dan perbaikan harus dilakukan secara transparan tanpa ada upaya pencitraan.

“Kita harus buka diri. Jangan kita lagi mau pencitraan itu perintah Bapak Presiden. Apa adanya. Apa yang terjadi di lapangan kita perbaiki,” ujarnya.

Mentan Amran juga menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pihak yang terbukti melakukan penyimpangan dalam program pemerintah tersebut.

“Kalau ada yang menyimpang, bawa ke saya. Aku pecat. Bukan aku mutasi. Bukan peringatan. Tapi saya pecat,” tegasnya.

Ia menjelaskan, program pembibitan menjadi bagian dari agenda nasional yang harus dikawal serius di seluruh wilayah Indonesia.

“Sidak di lapangan haru ini atas arahan Bapak Presiden Republik Indonesia. Kami bukan cari kesalahan. Ingin membenarkan yang salah,” ujarnya.

“Bapak Presiden perintahkan kami menanam kelapa, tebu, pala, lada, kakao, kopi, mete seluruh Indonesia 870 ribu hektare. Kurang lebih 1 juta hektare. Ini kita harus kawal,” lanjutnya.

Program tersebut dinilai memiliki dampak besar terhadap penciptaan lapangan kerja nasional.

Amran menyebut jutaan masyarakat berpotensi terlibat dalam pengembangan sektor perkebunan tersebut.

“Kalau 4 saja orang bekerja di dalamnya, 4 saja itu berarti 3 juta orang bekerja. Nah ini kita harus kekawal bersama,” katanya.

Untuk mendukung program itu, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp9,95 triliun yang difokuskan pada penyediaan bibit unggul gratis bagi masyarakat.

“Nah ini kita harus kekawal bersama. Anggarannya 9,95 triliun atau 10 triliun. Khusus pembibitan dan gratis untuk rakyat Indonesia,” tegasnya.

Amran memastikan program pembibitan tetap akan berlanjut dengan dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait.

“Kami silakan minta lagi. Tadi minta jagung 15 ribu hektare. Aku kasih. Langsung setuju,” ungkapnya.

Ia menilai keberhasilan program pertanian nasional tidak bisa dicapai tanpa kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga aparat keamanan.

“Sukses itu tidak bisa berdiri sendiri. Ini hasil kerja kita semua, bukan saya,” katanya.

Di akhir keterangannya, Mentan kembali mengingatkan seluruh mitra dan pelaku usaha agar bekerja secara profesional dan tidak menyalahgunakan anggaran negara.

“Tolong bekerja dengan benar. Tidak ada setor fee. Kalau aku dapatkan, Anda saya blacklist dan Anda saya pidanakan termasuk pegawai saya,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa program pembibitan merupakan amanah untuk masyarakat yang harus dijalankan secara bertanggung jawab.

“Ini program untuk rakyat. Tidak boleh kita permaikan,” pungkasnya.

Melalui pengawasan langsung dan penguatan program di lapangan, pemerintah optimistis pengembangan komoditas perkebunan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai daerah.

Tags: Bibit KelapaKementerian Pertanian
LANI

LANI

Related Posts

Sektor pariwisata Indonesia mencatat pertumbuhan positif pada Semester I 2026

Pariwisata Indonesia Tumbuh Positif pada Semester I 2026

by LANI
August 10, 2026
0

Aisvara.id - Kinerja sektor pariwisata Indonesia menunjukkan tren positif sepanjang Semester I 2026. Pertumbuhan terlihat dari sejumlah indikator, mulai dari...

Presiden Prabowo dan PM Thailand Anutin Charnvirakul sepakat memperkuat kerja sama strategis

Prabowo dan PM Thailand Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis di Berbagai Sektor

by LANI
August 4, 2026
0

Aisvara.id - Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Kerajaan Thailand Anutin Charnvirakul menegaskan komitmen untuk mempererat kemitraan strategis antara...

Indonesia dan Kamboja sepakat membentuk Indonesia Desk di Markas Besar Kepolisian Kamboja guna mempercepat penanganan jaringan kejahatan online scam

Indonesia dan Kamboja Bentuk Indonesia Desk untuk Perangi Online Scam

by LANI
August 1, 2026
0

Aisvara.id - Pemerintah Indonesia dan Kamboja menyepakati pembentukan Indonesia Desk di Markas Besar Cambodia National Police (CNP) sebagai langkah memperkuat...

Presiden Indonesia, Prabowo Subianto mengecek program Makan Bergizi Gratis.

MK Putuskan Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidikan

by LANI
July 31, 2026
0

Aisvara.id - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak lagi boleh menjadi bagian dari anggaran pendidikan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Modernisasi pertanian di Desa Mojorembun, Kecamatan Kaliori, membuahkan hasil.

Panen Cuan! Petani Mojorembun Raup Rp30 Juta per Hektare Berkat Teknologi Canggih

February 14, 2026
PT KAI mencatat angkutan batu bara tembus 4 juta ton pada Januari 2026.

Angkut 4 Juta Ton Batu Bara di Awal 2026, KAI Kunci Stabilitas Listrik Nasional

February 5, 2026
Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi inovasi pangan dan energi seperti briket arang tongkol jagung dan pupuk batu bara

Prabowo Apresiasi Inovasi Pangan dan Energi untuk Perkuat Ketahanan Nasional

June 8, 2026

Category

  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News Update
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Teknologi
  • Umum
  • Uncategorized

Tags

#indonesia Ai Artificial Intelligence Arus Balik Arus Mudik BMKG BRIN DPR DPR RI Event Hotel Fakultas Hukum UI GIIAS GIIAS 2026 Haji Haji Indonesia Harga Plastik Hotel Santika Ibadah Haji Idul Fitri 1447 H KAI Kemenag Kemenhaj Kemenhub Kesehatan Komdigi Korlantas KRL Makan Bergizi Gratis Mudik Mudik 2026 Mudik Lebaran 2026 Pameran Otomotif Pelecehan Seksual Piala Dunia 2026 Plastik Prabowo Subianto Presiden Puasa Ramadan 2026 Sampah Sinar Mas Land Stasiun Bekasi Timur Teknologi Tips Kesehatan UMKM

About

Portal berita dan informasi digital yang menyajikan update terkini seputar AI, teknologi, isu nasional, pemerintahan, dan olahraga. Website ini memiliki struktur kategori yang jelas, sistem multi-penulis, fitur pencarian dan filter, serta fokus pada berita real-time, tren, dan inovasi digital.

Categories

  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Nasional
  • News Update
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Teknologi
  • Umum
  • Uncategorized

Browse by Tag

#indonesia Ai Artificial Intelligence Arus Balik Arus Mudik BMKG BRIN DPR DPR RI Event Hotel Fakultas Hukum UI GIIAS GIIAS 2026 Haji Haji Indonesia Harga Plastik Hotel Santika Ibadah Haji Idul Fitri 1447 H KAI Kemenag Kemenhaj Kemenhub Kesehatan Komdigi Korlantas KRL Makan Bergizi Gratis Mudik Mudik 2026 Mudik Lebaran 2026 Pameran Otomotif Pelecehan Seksual Piala Dunia 2026 Plastik Prabowo Subianto Presiden Puasa Ramadan 2026 Sampah Sinar Mas Land Stasiun Bekasi Timur Teknologi Tips Kesehatan UMKM

Recent Posts

  • Aviary Hotel Bintaro Bisa Jadi Pilihan Nobar Premier League, Serie A hingga Liga 1
  • Dikepung Kabut Asap, Ratusan Personel Gabungan Gelar Salat Istisqa di Balikpapan

© 2026 aisvara.id - News Portal All Right Reserved. Made by rezy

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News Update
  • Umum
  • Bisnis
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
  • Nasional
  • Teknologi
  • Lifestyle

© 2026 aisvara.id - News Portal All Right Reserved. Made by rezy