Aisvara.id – Kementerian Haji dan Umrah Indonesia terus memperkuat layanan bagi jemaah haji di Arab Saudi agar seluruh proses ibadah berjalan aman dan nyaman.
Penguatan dilakukan pada berbagai sektor mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi hingga layanan kesehatan.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengatakan seluruh layanan disiapkan secara menyeluruh agar jemaah dapat lebih fokus menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Prioritas kami adalah memastikan seluruh jemaah Indonesia mendapatkan layanan terbaik selama berada di Arab Saudi, mulai dari hotel yang nyaman, konsumsi yang terjaga, transportasi yang tertib, hingga layanan kesehatan yang responsif. Dengan demikian, jemaah dapat beribadah dengan tenang dan fokus menghadapi puncak haji,” ujar Ichsan dikutip Minggu (10/5/2026).
Dari sisi akomodasi, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Madinah telah melayani 267 kelompok terbang (kloter) dengan total 104.796 jemaah yang menempati 94 hotel.
Sementara itu, PPIH Daerah Kerja Makkah melayani 165 kloter dengan jumlah 63.822 jemaah yang tersebar di 180 hotel.
Untuk layanan konsumsi, tercatat sebanyak 2.782.118 boks makanan telah dibagikan kepada jemaah haji Indonesia. Jumlah tersebut terdiri atas 2.129.003 boks makanan di Madinah dan 653.115 boks di Makkah.
Di sektor transportasi, layanan Bus Shalawat di Makkah telah mengoperasikan 17 rute dengan total 969 perjalanan guna mendukung mobilitas jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram dan kembali ke penginapan.
“Layanan transportasi, khususnya Bus Shalawat, menjadi salah satu layanan vital karena mendukung mobilitas harian jemaah. Kami terus mengingatkan jemaah agar tertib, mengenali rute bus, dan selalu mengikuti arahan petugas,” lanjut Ichsan.
Kemenhaj menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi layanan agar seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan nyaman, aman, dan khusyuk.








